Manado (ANTARA) - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Puan Maharani menyatakan bahwa generasi muda saat ini menghadapi tantangan yang cukup kompleks.
"Perjalanan pemuda gereja untuk menjadi terang di tengah kehidupan rakyat tentu tidak mudah. Setiap zaman memiliki tantangannya sendiri dan setiap generasi memiliki ujian sejarah yang berbeda," kata Puan di acara Konsultasi Nasional Pemuda Gereja di Aula Institut Agama Kristen Negeri Manado, Sulawesi Utara, Jumat.
Jika masa generasi muda pada masa perjuangan kemerdekaan menghadapi penjajahan dan keterbatasan kebebasan, katanya, generasi muda hari ini menghadapi tantangan yang tidak kalah kompleks.
Puan menyebut tantangan tersebut, yaitu kemajuan teknologi yang sangat cepat, persaingan ekonomi, ketimpangan kesempatan, krisis lingkungan, disinformasi, dan kecenderungan melemahnya solidaritas sosial.
Baca juga: Wapres ingatkan pemuda gereja terus perkuat kerukunan dan persatuan
"Di sinilah tantangan dan panggilan pemuda gereja untuk menjadi terang menemui ujian yang sesungguhnya" ujarnya.
Puan Maharani menyebutkan konsultasi nasional pemuda gereja tidak hanya menjadi ruang untuk bertukar pikiran, memperkuat persaudaraan dan menyusun program program organisasi. Lebih dari itu, forum tersebut menjadi momentum untuk mempertegas arah pengabdian pemuda gereja di tengah kehidupan berbangsa dan bernegara.
"Jika pemuda gereja ingin menjadi terang, maka terang itu harus hadir di tengah kehidupan rakyat," kata Puan.
Terang, menurut dia, tidak hanya bersinar di ruang-ruang pertemuan dan di dalam kegiatan organisasi. Terang harus menjangkau di tempat-tempat dimana masyarakat menghadapi kesulitan, ketidakpastian, dan ketidakadilan.
"Dari semangat inilah, program kerja pemuda gereja perlu dirumuskan. Program yang dilandasi oleh persoalan nyata yang harus dijawab dan dapat memberikan perubahan serta manfaatnya dirasakan oleh pemuda dan masyarakat," katanya.
Sementara itu, Ketua Umum Panitia Konsultasi Nasional (Konas) Pemuda Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) Tahun 2026, Penatua Rio Dondokambey mengatakan tujuan konsultasi adalah untuk menemukan kesepahaman di antara sinode-sinode yang ada, baik dalam bentuk program maupun rekomendasi internal maupun eksternal.
Baca juga: Wapres puji semangat merangkul dari pengurus baru Pemuda Katolik
Baca juga: Prajurit Satgas Yonif 511 dan pemuda gereja sinergi rayakan Natal
"Intinya, arah pemuda gereja satu tahun ke depan kita tentukan hari ini melalui berdiskusi bersama," ujarnya.
Menyinggung soal bencana, Rio mengatakan baik ada bencana atau tidak ada bencana, pemuda gereja harus berpikir ke depan, terlebih lagi ada situasi- situasi di luar sana yang tentu butuh tindak lanjut, apa arah pemuda gereja yang harus dilakukan.
"Pemuda Kristen mau ditempatkan di manapun, bekerja seperti apapun, pegang integritas sebagai pemuda Kristen, karena kita dididik dengan ajaran Yesus Kristus. Apapun pekerjaan kita, lakukan lah dengan penuh integritas," ujarnya.
Pewarta: Karel Alexander Polakitan
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Source: ANTARA · Karel Alexander Polakitan
At a glance
- Topic
- World
- Country
- 🇮🇩 ID
- Publisher language
- ID
- Added to Allnira