Jakarta (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat kerugian akibat kebakaran di ruang panel listrik Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, pada Sabtu (7/11) malam mencapai sekitar Rp200 juta.

"Kerugian sekitar Rp200 juta," kata Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Marulitua Sijabat dalam keterangannya di Jakarta, Minggu.

Marulitua menyebut kebakaran tersebut berdampak terhadap enam kios di kawasan stasiun.

Kebakaran terjadi pada Sabtu malam sekitar pukul 20.32 WIB di ruang panel listrik Stasiun Gambir, Jalan Medan Merdeka Timur Nomor 1, Kecamatan Gambir.

BPBD mencatat penyebab kebakaran masih dalam dugaan sementara akibat korsleting listrik. Tidak ada korban jiwa maupun warga yang mengungsi akibat kejadian tersebut.

Dalam penanganan kejadian tersebut, sebanyak 15 unit mobil pemadam kebakaran dari Dinas Gulkarmat DKI Jakarta dikerahkan dengan kekuatan 60 personel.

Petugas tiba di lokasi pada pukul 20.32 WIB dan mulai melakukan operasi pemadaman pada pukul 20.34 WIB.

Api berhasil dilokalisasi pada pukul 20.50 WIB, kemudian dilanjutkan dengan proses pendinginan pada pukul 21.03 WIB.

Operasi pemadaman dinyatakan selesai pada pukul 21.15 WIB.

Sementara itu, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta memastikan seluruh perjalanan kereta api dari dan menuju Stasiun Gambir tetap berjalan normal setelah kebakaran terjadi.

KAI juga menyebut kebakaran melanda satu tenant makanan di area selatan lantai dasar stasiun.

Pewarta: Luthfia Miranda Putri
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Source: ANTARA · Luthfia Miranda Putri

At a glance

Topic
World
Country
🇮🇩 ID
Publisher language
ID
Added to Allnira