Kita akan laporkan laporan keuangan yang selalu ditanya-tanyakan
Jakarta (ANTARA) - Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) Dony Oskaria menyebut laba perusahaan-perusahaan BUMN pada kuartal III 2026 meningkat 20 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
"BUMN semuanya baik-baik aja. Hasilnya bagus, kuartal III kita naik 20 persen dibandingkan tahun lalu profitnya," kata Dony di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa.
Dony mengatakan perkembangan tersebut sejalan dengan proses transformasi yang tengah dijalankan pemerintah terhadap perusahaan-perusahaan BUMN.
Baca juga: COO Danantara laporkan perkembangan kredit Himbara ke Presiden
"Progresnya baguslah, kita transformasi BUMN menjadi jalan yang baik. Insyaallah nanti mudah-mudahan makin bagus," ujarnya.
Dia mengatakan transformasi tersebut penting agar perusahaan-perusahaan BUMN dapat dikelola secara berkelanjutan dan diwariskan kepada generasi berikutnya.
"Itu yang paling penting, kan? Biar BUMN bisa diwariskan ke generasi berikut," kata Dony.
Selain itu, Dony menyampaikan bahwa laporan keuangan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara yang selama ini menjadi perhatian publik akan segera diumumkan. Dia mengatakan proses laporan keuangan Danantara Investment Management (DIM) dan Danantara Asset Management (DAM) telah selesai dilakukan.
"Kita akan laporkan laporan keuangan yang selalu ditanya-tanyakan. Segera juga, DIM kali ini sudah, dari DAM-nya juga sudah selesai. DIM sudah selesai. BPI (Danantara) kan sedang diperiksa oleh BPK (Badan Pemeriksa Keuangan), semua supaya jelas," kata Dony yang juga menjabat COO Danantara tersebut.
Baca juga: Dony Oskaria pastikan anak penghuni Huntara Senen dapat akses pendidikan layak
Sebelumnya, Dony menyampaikan laporan keuangan Danantara Indonesia tengah dalam tahap audit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), sementara dari pihak swasta telah dilakukan audit oleh salah satu perusahaan auditor big four yaitu EY (Ernst & Young).
Diketahui, BPK menyatakan telah memulai pemeriksaan atas laporan keuangan konsolidasian Danantara Indonesia Tahun Buku 2025. BPK menerangkan bahwa cakupan pemeriksaan laporan keuangan Danantara meliputi pemeriksaan atas BPI Danantara, PT Danantara Aset Manajemen (DAM), PT Danantara Investasi Manajemen (DIM), dan seluruh BUMN yang berada dalam struktur BPI Danantara.
"BPK berkomitmen mengawal tata kelola dan akuntabilitas BPI Danantara sebagai fondasi pelaporan keuangan yang berkualitas,” kata Anggota VII BPK Slamet Edy Purnomo.
Pemeriksaan tersebut disebut menjadi salah satu pemeriksaan strategis BPK untuk memastikan kewajaran laporan keuangan sekaligus memperkuat tata kelola dan akuntabilitas pengelolaan keuangan dalam struktur BPI Danantara.
Baca juga: COO Danantara: Laba BUMN naik 18,4 persen berkat transformasi
Pewarta: Fathur Rochman
Editor: Fitri Supratiwi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Source: ANTARA · Fathur Rochman
At a glance
- Topic
- World
- Country
- 🇮🇩 ID
- Publisher language
- ID
- Added to Allnira