Makassar (ANTARA) - Kementerian Sosial (Kemensos) memastikan siswa-siswi Sekolah Rakyat di Sulawesi Selatan mendapatkan pelatihan khusus bidang vokasi untuk menyiapkan mereka menjadi angkatan kerja baru.
Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono di Makassar, Kamis, menekankan bahwa pelatihan vokasi sangat penting untuk membekali siswa agar siap bekerja dan mandiri setelah lulus sebagaimana yang dilakukan di Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 3 Sulawesi Selatan ini.
“Mau melanjutkan sekolah di perguruan tinggi, silakan, karena dia sudah bisa mandiri. Atau dia mau mengembangkan pekerjaannya, silakan,” kata dia.
Dia menjelaskan bahwa selain jadwal kelas vokasi formal, SRT 3 Sulawesi Selatan juga memberikan kelas pelatihan khusus melibatkan mitra lokal.
Hal ini seperti yang lakukan bekerja sama dengan tim penata rambut profesional dari Collins Hair Studio dan diikuti 35 siswa dari berbagai Sekolah Rakyat di Sulawesi Selatan.
Baca juga: Kemensos rekrut belasan ribu SDM penuhi kebutuhan Sekolah Rakyat
Pelatihan berlangsung selama satu pekan mulai Senin (26/10) dengan peserta dibagi dalam dua kelompok, masing-masing berjumlah 15 dan 20 orang. Sehari sebelum pelatihan dimulai, calon peserta terlebih dahulu mengikuti psikotes.
Menurut dia, pelatihan tersebut mencakup keterampilan tata rias atau makeup artist (MUA), potong rambut, dan penataan rambut sebagai bekal bagi siswa untuk memasuki dunia kerja.
“Kita terus bekerja sama dengan berbagai macam pihak supaya anak-anak memiliki keterampilan, sehingga begitu nanti dia lulus dari SMA, itu sudah bisa terampil, punya bekal untuk bekerja,” kata dia.
Ia menjelaskan bahwa pendidikan di Sekolah Rakyat mencakup tiga proses, yakni rehabilitasi, edukasi, dan vokasi. Dari ketiganya diarahkan untuk membentuk siswa yang berkarakter, memiliki pengetahuan, serta menguasai keterampilan.
Baca juga: Kemensos rehabilitasi 1.000 calon siswa Sekolah Rakyat
Bekal tersebut diharapkan menjadi modal bagi siswa untuk memperoleh penghasilan setelah menyelesaikan pendidikan. Agus menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto mengarahkan agar lulusan Sekolah Rakyat dapat bekerja terlebih dahulu sehingga mampu membantu orang tua dan membangun kemandirian.
Dalam hal ini, Kemensos menjalin komunikasi intensif dengan berbagai pihak, termasuk swasta dan BUMN, untuk mendukung pengembangan keterampilan serta membuka peluang kerja bagi lulusan Sekolah Rakyat.
“Semua disesuaikan dengan kebutuhan sekolahnya masing-masing, sesuai dengan potensi daerahnya plus potensi anak-anaknya. Makassar yang memiliki potensi bidang pelayaran, potensi tersebut dapat dipertimbangkan,” cetusnya.
Baca juga: Mensos: Satu tahun Sekolah Rakyat jaring ribuan buruh-anak jalanan
Pewarta: M. Riezko Bima Elko Prasetyo
Editor: Nurul Hayat
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Source: ANTARA · M. Riezko Bima Elko Prasetyo
At a glance
- Topic
- World
- Country
- 🇮🇩 ID
- Publisher language
- ID
- Added to Allnira