pemanfaatan kecerdasan artifisial (artificial intelligence/AI) menjadi salah satu tren yang menonjol, antara lain untuk mendukung pemeriksaan genetik dan mengubah percakapan klinis menjadi ringkasan rekam medis secara otomatis

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Kesehatan memperkuat pengembangan inovasi teknologi kesehatan melalui Sandbox Kesehatan, di mana sepanjang 2023–2025, sebanyak 60 inovasi kesehatan telah lolos verifikasi, 39 di antaranya memperoleh tanda daftar resmi Inovasi Teknologi Kesehatan.

Dalam Health Innovation Showcase 2026, sebanyak 11 inovator terpilih mempresentasikan solusi teknologi kesehatan yang dinilai berdasarkan kesiapan penerapan, penerimaan masyarakat, dan potensi integrasi dengan SATUSEHAT.

“Transformasi digital bukan sekadar mengubah kertas menjadi layar. Yang lebih penting adalah bagaimana teknologi dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan yang dirasakan masyarakat,” ujar Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono di Jakarta, Rabu.

Sebagai bagian dari transformasi tersebut, platform SATUSEHAT kini telah terhubung dengan lebih dari 43 ribu fasilitas pelayanan kesehatan di Indonesia, termasuk hampir seluruh rumah sakit dan lebih dari 90 persen puskesmas. Melalui SATUSEHAT Rekam Medis Elektronik (RME), riwayat kesehatan pasien dapat dikelola secara berkesinambungan dan diakses lintas fasilitas sesuai ketentuan serta persetujuan pasien.

Dia menjelaskan, Sandbox Kesehatan sebagai ruang uji coba terkendali menjadi wadah bagi inovator untuk mengembangkan dan menguji solusi teknologi kesehatan sebelum diterapkan secara lebih luas. Selain itu, platform itu berfungsi sebagai wadah pembinaan dan uji coba regulasi bagi inovator.

Menurutnya, pemanfaatan kecerdasan artifisial (artificial intelligence/AI) menjadi salah satu tren yang menonjol, antara lain untuk mendukung pemeriksaan genetik dan mengubah percakapan klinis menjadi ringkasan rekam medis secara otomatis.

Meski menawarkan berbagai peluang, Dante menegaskan bahwa AI harus tetap berperan sebagai pendukung tenaga kesehatan, bukan pengganti pertimbangan klinis dokter. Kolaborasi lintas sektor juga diperlukan agar inovasi yang dikembangkan sesuai dengan kebutuhan layanan dan dapat diterapkan secara berkelanjutan.

“Kecerdasan artifisial harus menjadi mitra yang mendukung tenaga kesehatan, bukan menggantikan pertimbangan klinis. Sinergi lintas sektor menjadi kunci agar inovasi tidak berhenti pada tahap uji coba, tetapi benar-benar dapat dimanfaatkan dalam pelayanan kesehatan,” ujarnya.

Dia berharap agar inovator tetap mengutamakan kualitas, keamanan, dan perlindungan data pasien.

"Keberhasilan inovasi pada akhirnya ditentukan oleh manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria menekankan pentingnya ekosistem digital yang mendukung pengembangan inovasi, mulai dari tata kelola data hingga pendampingan startup dan akses investasi. Ia mengapresiasi para inovator yang menghadirkan solusi digital untuk menjawab tantangan kesehatan nasional.

“Sebelas inovator terpilih hari ini merupakan langkah awal menuju kedaulatan teknologi kesehatan Indonesia yang inklusif dan berdaya saing. Inovasi membutuhkan ekosistem yang mendukung agar dapat berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas,” ujarnya.

Direktur Pijar Foundation Cynthia Krisanti mengatakan, kolaborasi antara Pijar Foundation, Kemenkes, dan para pemangku kepentingan terus diperkuat untuk menjawab tantangan kesehatan nasional, termasuk tuberkulosis, diabetes, dan penuaan penduduk melalui pemanfaatan teknologi dalam program Innovation Sandbox.

“Dengan dukungan ekosistem yang berkelanjutan, inovasi teknologi diharapkan dapat memperluas akses layanan kesehatan sekaligus meningkatkan deteksi dini bagi masyarakat di seluruh Indonesia,” ujar Cynthia.

Baca juga: Wamenkes: Ketahanan kesehatan perlu kesiapsiagaan dan respons cepat

Baca juga: Kemenkes beri 4.592 beasiswa di 2024-2026 percepat pemenuhan spesialis

Pewarta: Mecca Yumna Ning Prisie
Editor: Rini Utami
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Source: ANTARA · Mecca Yumna Ning Prisie

At a glance

Topic
World
Country
🇮🇩 ID
Publisher language
ID
Added to Allnira