Jakarta (ANTARA) - Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengajak generasi muda menghidupkan semangat Sumpah Pemuda melalui tindakan nyata, termasuk merawat keberagaman budaya dan mengambil peran dalam pemajuan kebudayaan Indonesia.
“Semangat Sumpah Pemuda harus terus hidup, diwariskan, dan diwujudkan dalam kehidupan nyata. Di tengah keberagaman suku, bahasa, tradisi, dan ekspresi budaya yang kita miliki, generasi muda harus mampu menjaga persatuan sekaligus merawat keberagaman yang membentuk identitas bangsa kita,” ujar Fadli Zon dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Rabu.
Adapun peringatan Hari Sumpah Pemuda tahun ini mengusung tema “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia”. Tema tersebut mengajak generasi muda mencintai tanah air melalui kerja nyata, terus berjuang menghadapi tantangan, dan menumbuhkan kepedulian terhadap sesama.
Baca juga: Sumpah Pemuda, GIF digulirkan untuk perkuat ketahanan generasi muda
Menbud menyampaikan bahwa ikrar yang dicetuskan para pemuda pada 28 Oktober 1928 merupakan tonggak sejarah perjuangan bangsa sekaligus pengingat bahwa perbedaan latar belakang tidak menghalangi persatuan.
Ia menambahkan bahwa nilai patriotik tecermin melalui kecintaan terhadap tanah air yang diwujudkan dengan menjaga persatuan, merawat keberagaman budaya, dan memahami sejarah perjuangan bangsa.
Sementara itu, kegigihan menjadi bekal bagi generasi muda untuk terus belajar, mengembangkan potensi, dan tidak menyerah dalam menghadapi perubahan zaman.
Baca juga: DPR RI ajak rawat persatuan lewat kerja nyata di Hari Sumpah Pemuda
“Patriotik berarti mencintai Indonesia melalui tindakan dan kerja nyata. Kegigihan diperlukan agar generasi penerus bangsa terus belajar, berjuang, mengembangkan potensi, serta menciptakan karya dan menghadirkan inovasi yang membuat kebudayaan Indonesia terus berkembang,” katanya lagi.
Selain patriotisme dan kegigihan, ia turut menekankan pentingnya empati sebagai dasar untuk membangun hubungan yang saling menghormati. Sikap tersebut diwujudkan melalui kesediaan mendengarkan, menghargai perbedaan latar belakang, dan mendukung sesama dengan semangat gotong royong.
Menurutnya, berempati berarti mau mendengarkan dan tergerak untuk mendukung sesama. Semangat ini harus dilandasi rasa saling menghormati dan menghargai perbedaan, serta diwujudkan melalui gotong royong.
Baca juga: Ketua DPR: Pemuda harus lebih didengar dan diberi ruang demi kemajuan
"Dengan integritas, kerja sama, dan kepedulian, kita dapat meneruskan semangat Sumpah Pemuda sekaligus mengambil peran dalam memajukan kebudayaan sebagai bagian dari upaya membangun masa depan Indonesia,” ujarnya.
Fadli pun mengajak seluruh generasi muda menjadikan semangat Sumpah Pemuda sebagai landasan untuk terus mengabdi kepada bangsa dan negara.
“Jadilah pemuda yang patriotik dalam tindakan, gigih dalam perjuangan, berempati terhadap sesama," pungkas Menbud.
Baca juga: MA peringati Sumpah Pemuda secara khidmat lewat upacara
Baca juga: Pagar Nusa ajak pemuda perkuat persatuan dan perluas peluang
Pewarta: Sinta Ambarwati
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Source: ANTARA · Sinta Ambarwati
At a glance
- Topic
- World
- Country
- 🇮🇩 ID
- Publisher language
- ID
- Added to Allnira