Jakarta (ANTARA) - Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengajak mahasiswa IPB University Bogor, Jawa Barat, untuk menjadi wirausaha muda yang mampu mengembangkan produk lokal hingga menembus pasar global dalam Kuliah Umum dan Lokakarya Pengembangan Ekspor Produk Agribisnis di Auditorium Kemendag, Jakarta, Sabtu.
Ajakan ini menjadi bagian dari upaya Kemendag membangun ekosistem kewirausahaan di perguruan tinggi melalui Program Campuspreneur. Program tersebut sekaligus memperkuat kontribusi generasi muda dalam pengembangan ekspor nasional.
"Melalui Campuspreneur, Kemendag ingin mendorong mahasiswa untuk mengembangkan ide dan potensi bisnis sejak di bangku kuliah. Kami mendukung proses tersebut, mulai dari peningkatan kualitas produk, pengemasan, dan branding, hingga membantu menghubungkan produk dengan calon buyer dan pasar ekspor," ujar Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Johni Martha Internasional Kemendag dalam keterangan resminya.
Johni mengatakan komitmen Kemendag dalam Campuspreneur tercermin dalam Trade Expo
Indonesia (TEI) ke-41 pada 14-18 Oktober 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Kabupaten Tangerang, Banten.
Baca juga: Wamenperin: Indonesia eksportir makanan-minuman terbesar kedua di Asia
Sebanyak 25 usaha kecil dan menengah (UKM) dari 20 perguruan tinggi peserta Campuspreneur mencatatkan potensi transaksi sebesar 24,57 juta dolar AS di TEI ke-41. Sebesar 21,46 juta dolar AS di antaranya telah ditindaklanjuti melalui letter of intent (LoI).
Campuspreneur merupakan bagian dari program prioritas Kemendag bertajuk Dari Lokal untuk Global yang menghubungkan penguatan usaha di dalam negeri dengan perluasan akses pasar internasional.
Pendekatan ini juga dijalankan melalui program Usaha Mikro Kecil Menengah Berani Inovasi, Siap Adaptasi Ekspor (UMKM BISA Ekspor), Desa BISA Ekspor, dan Kemitraan UMKM.
Berbagai program Kemendag tersebut mendorong pelaku usaha meningkatkan kesiapan produk, memperkuat daya saing, serta memanfaatkan jejaring perwakilan perdagangan Indonesia di luar negeri.
Pewarta: Maria Cicilia Galuh Prayudhia
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Source: ANTARA · Maria Cicilia Galuh Prayudhia
At a glance
- Topic
- World
- Country
- 🇮🇩 ID
- Publisher language
- ID
- Added to Allnira