Jakarta (ANTARA) - Duta Besar Kazakhstan untuk Indonesia Serzhan Abdykarimov menawarkan negaranya sebagai tujuan wisata halal bagi masyarakat Muslim di Indonesia dengan beragamnya pilihan serta situs penting bagi umat Islam.

Abdykarimov mengatakan jumlah wisatawan Indonesia yang melancong ke Kazakhstan mengalami peningkatan signifikan. Wisatawan umumnya mencari pengalaman wisata musim dingin dan mengunjungi situs sejarah Islam di Kazakhstan, kata dia.

“Kami mendorong wisatawan asal Indonesia untuk melakukan perjalanan ke sejumlah situs penting umat Islam di Kazakhstan,” kata dia dalam Pertemuan Ke-3 Perhimpunan Persahabatan Kazakhstan-Indonesia oleh Kedutaan Besar Kazakhstan di Jakarta, pada Rabu (28/10).

Abdykarimov menyoroti salah satu destinasi wisata unggulan bagi pelancong Muslim adalah wilayah Turkistan yang dikenal sebagai tuan rumah berbagai monumen kuno peradaban Islam, dengan salah satunya sudah diakui sebagai Situs Warisan Budaya UNESCO.

Dubes juga mengundang wisatawan Indonesia menikmati keindahan alam dan mencicipi pengalaman tinggal di lingkungan nomadik yang kental dengan nilai-nilai Islam dan penghormatan terhadap tamu.

Baca juga: Indonesia bebaskan visa kunjungan untuk warga Kazakhstan

“Kazakhstan menjamin standar tertinggi industri halal dan lingkungan yang nyaman bagi keluarga Muslim,” kata dia.

Menurut Dubes, jumlah wisatawan Indonesia yang berkunjung ke Kazakhstan pada 2025 mencapai 6.400 orang, sementara jumlah wisatawan Indonesia hingga semester I 2026 saja sudah menyentuh 6.000 orang.

Apabila performa positif tersebut dapat bertahan, Dubes meyakini jumlah turis Indonesia ke Kazakhstan sepanjang tahun 2026 dapat tumbuh hingga 120 persen dari tahun 2025.

Abdykarimov menyebut pariwisata merupakan salah satu sektor kerja sama yang dapat semakin memperkuat hubungan antara Kazakhstan dan Indonesia, sebagaimana terlihat juga dengan peningkatan jumlah turis Kazakhstan di Indonesia.

Hingga Juli 2026, sebanyak 25.000 lebih warga negara Kazakhstan berkunjung ke Indonesia. Padahal, jumlah kunjungan dari Kazakhstan sepanjang 2025 kemarin hanya mencapai 24.000, kata dia.

Dubes Kazakhstan meyakini fasilitas bebas visa bagi pengunjung Kazakhstan yang diberikan pemerintah Indonesia sejak Juli tahun ini dapat semakin meningkatkan kunjungan wisatawan di masa depan.

Baca juga: Dubes ungkap Prabowo direncanakan kunjungi Kazakhstan pada 2027

Pewarta: Nabil Ihsan
Editor: Bayu Prasetyo
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Source: ANTARA · Nabil Ihsan

At a glance

Topic
World
Country
🇮🇩 ID
Publisher language
ID
Added to Allnira