Hamilton, Kanada (ANTARA) - Menteri Perdagangan Kanada-Amerika Serikat Dominic LeBlanc, Rabu, mengatakan bahwa Kanada akan melanjutkan perundingan perdagangan dengan pemerintahan Presiden Donald Trump setelah pemilu sela AS.

Berbicara kepada wartawan di Ottawa, LeBlanc mengucapkan selamat kepada para kandidat yang terpilih dalam pemilu tersebut. Namun, dia menegaskan bahwa fokus pemerintah Kanada tidak berubah.

Menurut dia, pemerintah tetap berupaya mengatasi persoalan keterjangkauan biaya hidup, mendorong proyek-proyek besar, memperkuat perekonomian, dan mendiversifikasi hubungan perdagangan.

LeBlanc menjelaskan bahwa Kongres AS saat ini dan pemerintahan Trump akan tetap menjalankan tugas hingga anggota Kongres yang baru terpilih resmi dilantik dan memulai masa jabatan pada Januari.

"Jadi, Kongres saat ini akan tetap menjabat, begitu pula pemerintahan Presiden Donald Trump, yang dengan pihaknya kami sedang melakukan pembicaraan perdagangan," kata LeBlanc.

Ia menegaskan bahwa perundingan perdagangan dilakukan dengan pemerintah eksekutif AS, bukan Kongres.

"Tugas kami adalah berfokus pada hal-hal yang dapat kami kendalikan, yaitu bekerja sama dengan pihak-pihak yang telah dipilih rakyat Amerika. Dalam hal pembicaraan perdagangan, perundingan dilakukan di tingkat eksekutif Amerika," ujarnya.

LeBlanc juga tidak bersedia menafsirkan pilihan para pemilih dalam pemilu sela AS.

Menurut dia, warga Kanada tidak seharusnya berspekulasi mengenai alasan pemilih Amerika menentukan pilihan politik mereka.

"Kongres Amerika akan bertindak demi kepentingan Kongres Amerika. Pekerjaan kami akan berfokus pada apa yang dapat kami lakukan di dalam negeri," katanya.

Sumber: Anadolu

Baca juga: AS-Kanada bahas penurunan tarif atas baja dan otomotif

Baca juga: Kanada pesimistis perdagangan bebas tarif dengan AS pulih

Penerjemah: Yoanita Hastryka Djohan
Editor: Rahmad Nasution
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Source: ANTARA · Yoanita Hastryka Djohan

At a glance

Topic
World
Country
🇮🇩 ID
Publisher language
ID
Added to Allnira