Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik dengan mengintegrasikan layanan melalui Sistem Akses Pelayanan yang Adaptif (SAPA) Diktisaintek.
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto menegaskan bahwa pelayanan publik harus mengutamakan kemudahan dan keterbukaan. Informasi mengenai persyaratan serta proses layanan perlu disampaikan secara jelas, termasuk kepastian waktu penyelesaian, agar pengguna dapat mengetahui tahapan yang harus dilalui.
"Marilah kita bersama-sama memudahkan berbagai layanan. Tidak perlu disembunyikan persyaratannya. Tidak perlu juga tidak bisa diketahui kapan akan diumumkan, kapan akan selesai prosesnya. Semuanya harus transparan," katanya dalam keterangan di Jakarta, Jumat.
Menteri Brian menegaskan bahwa pelayanan publik harus mengutamakan kemudahan dan keterbukaan. Informasi mengenai persyaratan serta proses layanan perlu disampaikan secara jelas, termasuk kepastian waktu penyelesaian, agar pengguna dapat mengetahui tahapan yang harus dilalui.
Baca juga: Kemdiktisaintek perkuat olah data mahasiswa lewat Satria Data
Ia menyampaikan tiga perubahan yang perlu menjadi arah peningkatan pelayanan di lingkungan Kemdiktisaintek, yakni akses yang lebih sederhana, proses yang lebih transparan, serta pelayanan yang lebih responsif dan terpercaya.
Menurutnya, pelayanan yang baik juga perlu mengurangi kebutuhan pengguna untuk datang langsung ke kantor apabila proses dapat diselesaikan secara daring.
"Kalau masih ada dosen kita, tenaga pendidik kita yang mengurus sesuatu harus datang ke lokasi, berarti layanan kita belum baik," ujarnya.
Mendiktisaintek juga menekankan pentingnya penyederhanaan proses administrasi melalui pemanfaatan dan integrasi data, serta mendorong agar pengguna tidak perlu berulang kali menyerahkan dokumen yang datanya telah tersedia dalam sistem pemerintah, termasuk data yang berkaitan dengan Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti).
Upaya integrasi tersebut perlu terus dikembangkan dengan tetap memperhatikan ketentuan yang berlaku serta keamanan dan perlindungan data pribadi.
Baca juga: Mendiktisaintek dukung Chip Merah Putih untuk kedaulatan digital
Selain pembenahan sistem, Menteri Brian mengajak seluruh jajaran Kemdiktisaintek untuk terbuka terhadap masukan dan pengaduan pengguna.
"Bapak/Ibu silakan kalau ada pengaduan-pengaduan, karena fungsi kami di Kementerian itu adalah melayani Bapak-Ibu sekalian, ujung tombak kemajuan iptek, kemajuan sains, kemajuan pembangunan sumber daya manusia," ucap Brian.
Mendiktisaintek turut mendorong Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) untuk meningkatkan kualitas pelayanan daring agar layanan semakin mudah dijangkau dan prosesnya lebih efisien.
Brian menegaskan bahwa penyederhanaan layanan bukan berarti menurunkan persyaratan. Sebaliknya, ketika pengguna telah memenuhi ketentuan yang berlaku, layanan perlu diberikan secara jelas dan tepat.
Diketahui, SAPA Diktisaintek merupakan portal terintegrasi yang memudahkan masyarakat mengakses berbagai layanan Kemdiktisaintek melalui satu pintu.
Melalui enam segmen layanan, portal ini menghadirkan akses ke 48 layanan dalam satu platform digital. Pada tahap awal, 11 layanan prioritas disiapkan untuk memudahkan pengguna memperoleh informasi dan mengajukan permohonan layanan.
Pengguna dapat mengetahui standar layanan, persyaratan, tahapan proses, dan unit penanggung jawab sebelum mengajukan permohonan. Portal ini juga dilengkapi fitur pelacakan (tracking) untuk memantau perkembangan pengajuan, sehingga pengguna dapat mengikuti proses layanan dengan lebih praktis dan transparan.
Baca juga: Kemdiktisaintek: Riset teknologi buka peluang lahirkan unikorn di RI
Baca juga: Pemerintah dorong hilirisasi riset genomik untuk kemandirian bangsa
Pewarta: Sean Filo Muhamad
Editor: Nurul Hayat
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Source: ANTARA · Sean Filo Muhamad
At a glance
- Topic
- World
- Country
- 🇮🇩 ID
- Publisher language
- ID
- Added to Allnira