Jakarta (ANTARA) - Indonesia dipastikan tidak bisa mempertahankan emas cabang voli pantai dalam SEA Games 2027 setelah cabang tersebut tidak dipertandingkan.
Dalam keputusan final, Federasi SEA Games (SEAGF) resmi mencoret cabang voli pantai sebagai salah satu cabang yang dipertandingkan dalam multievent antar negara se-Asia Tenggara tersebut.
Kepala Seksi Voli Pantai Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PP PBVSI) Slamet Mulyanto menyayangkan keputusan dari SEAGF yang mencoret voli pantai dari cabang yang dipertandingkan.
"Voli pantai Indonesia mempunyai prestasi yang patut diberi ruang untuk dipertahankan dan ditingkatkan,” ujar Slamet dalam keterangan resmi PBVSI, Selasa.
Menurut Slamet, prestasi voli pantai Indonesia masih layak dijaga dan dikembangkan. Terlebih voli pantai Indonesia lewat Bintang Akbar/Sofyan Rachman Efendi baru saja meraih prestasi membanggakan yakni perak dalam Asian Games 2026.
Baca juga: Bintang/Sofyan segel medali perak
Terlebih tim Merah Putih selalu meraih medali emas di nomor putra sejak voli pantai mulai dipertandingkan pada SEA Games 2003.
Ketiadaan voli pantai dalam agenda 2027 membuat tim Indonesia tak dapat memburu gelar berikutnya di SEA Games.
Atlet, pelatih, dan federasi juga kehilangan kesempatan melanjutkan persaingan di tingkat regional setelah menjalani pembinaan selama bertahun-tahun.
Meski demikian, PBVSI saat ini akan fokus dalam mempersiapkan atlet untuk mengikuti kejuaraan Asia dan dunia, serta jalur kualifikasi Olimpiade sesuai kalender kompetisi.
Baca juga: KOI: Asian Beach Games momentum persiapan atlet ke Asian Games
Pewarta: Fajar Satriyo
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Source: ANTARA · Fajar Satriyo
At a glance
- Topic
- World
- Country
- 🇮🇩 ID
- Publisher language
- ID
- Added to Allnira