Jakarta (ANTARA) - Hasil survei Indonesia Center for Politics & Law Studies (IndocPolls) menunjukkan kepuasan publik atas kinerja pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming di sektor pertahanan dan keamanan (hankam) serta hukum.
Direktur Komunikasi IndocPolls Taufik menyebutkan 70,4 persen publik merasa puas atas kinerja pemerintah di bidang hankam, sedangkan kepuasan di bidang penegakan hukum dan pemberantasan korupsi mencapai 62,1 persen.
"Latar belakang Prabowo sebagai sosok militer dan pengalamannya menjabat menteri pertahanan berkorelasi terhadap tingginya kepuasan publik di bidang hankam," kata Taufik dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Sabtu.
Di masa yang singkat, lanjut Taufik, Prabowo berupaya mengejar ketertinggalan Indonesia dalam pemenuhan Kekuatan Esensial Minimum (MEF) dengan pengadaan sejumlah alat utama sistem senjata (alutsista) strategis dan modern.
Baca juga: Voxpol: Tingkat kepercayaan publik pada pemerintah capai 63,1 persen
Kepuasan tinggi juga dirasakan di bidang penegakan hukum dan pemberantasan korupsi.
Di era Prabowo-Gibran, menurut Taufik, berbagai kasus korupsi besar diungkap tanpa pandang bulu, termasuk yang menyasar program andalan Prabowo, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG).
Selain itu, dia mengungkapkan bidang-bidang lain yang cukup mendapat apresiasi publik, yakni politik dan stabilitas (54,3 persen), pendidikan dan kesehatan (51,9 persen), serta kebudayaan dan kehidupan beragama (50,1 persen).
Meskipun terjadi guncangan dan gejolak sosial-politik, Taufik berpendapat hal tersebut tidak mengarah pada situasi ketidakstabilan, karena besarnya dukungan dari partai-partai dan berbagai kekuatan politik terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran.
Baca juga: Survei Poltracking: 64,8 persen percaya pada pemerintahan Presiden Prabowo
Sebaliknya, bidang ekonomi hanya memperoleh kepuasan 43,8 persen.
Taufik menilai lemahnya nilai tukar rupiah, turunnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), hingga pergantian pos menteri keuangan setiap tahun menjadi indikator masalah serius di bidang ekonomi yang harus dihadapi Prabowo-Gibran.
Demikian pula dengan bidang lingkungan hidup dan penanganan bencana. Taufik menyampaikan tingkat kepuasan publik jatuh di titik terendah sebesar 31,3 persen.
"Serangkaian bencana yang melanda Indonesia hingga kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjadi sorotan publik. Bahkan, dampaknya dirasakan hingga ke negara-negara tetangga dengan kabut asap yang mengganggu aktivitas masyarakat dan perekonomian," ujarnya.
Baca juga: Poltracking: Kepercayaan publik terhadap Prabowo-Gibran lampaui kepuasan
Secara keseluruhan, survei menunjukkan sebanyak 57,4 persen publik merasa puas dengan jalannya pemerintahan selama dua tahun ini.
Di antara yang menyatakan kepuasan tersebut, Taufik mengatakan ada 7,3 persen responden yang mengaku sangat puas dipimpin oleh duet Prabowo-Gibran.
Survei IndocPolls dilakukan pada 15-20 Oktober 2026, dengan jumlah responden 1200 orang mewakili 38 provinsi yang diwawancarai secara tatap muka.
Metode survei adalah multistage random sampling alias pengambilan sampel acak bertahap, dengan margin of error atau tingkat kesalahan sebanyak ±2,9 persen, dan pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Baca juga: Poltracking: Bansos dan MBG dongkrak kepuasan publik terhadap Presiden
Pewarta: Agatha Olivia Victoria
Editor: Fransiska Ninditya
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Source: ANTARA · Agatha Olivia Victoria
At a glance
- Topic
- World
- Country
- 🇮🇩 ID
- Publisher language
- ID
- Added to Allnira