Jakarta (ANTARA) - Himpunan Ekonomi Bisnis Pesantren (Hebitren) Jakarta menggelar Festival Hari Santri Jakarta di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, yang diisi dengan berbagai perlombaan, bazar usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta istighosah bersama.

Ketua Hebitren Jakarta KH Sofwan Yahya mengatakan kegiatan tersebut diinisiasi agar para santri dan pengasuh pondok pesantren di DKI Jakarta dapat merasakan kemeriahan peringatan Hari Santri Nasional secara langsung.

"Baru kali ini para santri dan pengasuh pondok pesantren di Jakarta dapat merasakan kemeriahan serta kegembiraan perayaan Hari Santri secara langsung dan komprehensif melalui festival ini," kata Sofwan dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat.

Dia menuturkan festival tersebut menghadirkan lima cabang perlombaan, di antaranya lomba hadroh dan eco fashion show, serta bazar UMKM yang diikuti oleh unit usaha pesantren dan masyarakat umum.

Baca juga: Hebitren dorong Pemprov DKI segera sahkan Perda Pesantren

Sofwan berharap Festival Hari Santri Jakarta dapat menjadi agenda tahunan, dengan dukungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Bank DKI.

Selain menjadi ajang perayaan, kegiatan yang dirangkai dengan istighosah tersebut juga dimaksudkan sebagai ikhtiar spiritual untuk mengawali persiapan perayaan 500 tahun Jakarta agar berlangsung lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Hebitren Jakarta kembali mendorong Pemerintah Provinsi DKI Jakarta agar segera mengesahkan Peraturan Daerah (Perda) tentang Pesantren sebagai payung hukum bagi pengembangan lembaga pendidikan keagamaan tersebut.

Sofwan mengatakan meskipun Undang-Undang Pesantren telah disahkan DPR RI, hingga kini, Perda Pesantren di DKI Jakarta belum diterbitkan.

Menurut dia, baru tujuh provinsi di Indonesia yang telah memiliki perda tersebut.

"Kami sangat berharap Pemprov DKI Jakarta dapat segera mengetok palu pengesahan Perda Pesantren ini sebagai hadiah bagi dunia pesantren," ungkap Sofwan.

Baca juga: Bank DKI dan Hebitren kuatkan ekonomi lingkungan pesantren

Baca juga: Hebitren ajarkan santri mandiri lewat investasi

Pewarta: Adimas Raditya Fahky P
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Source: ANTARA · Adimas Raditya Fahky P

At a glance

Topic
World
Country
🇮🇩 ID
Publisher language
ID
Added to Allnira