Sekarang ini kan karena ada beberapa pekerjaan infrastruktur, baik milik pemerintah provinsi maupun Kementerian PU (Pekerjaan Umum), sehingga kendaraan retribusinya jadi kurang. Ada pembatasan tonase

Medan (ANTARA) - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Afif Nasution mengintruksikan agar dilakukan pencegahan kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) di Kepulauan Nias, Sumut, menjelang perayaan Natal 2026 dan Tahun Baru 2027.

"Ya, tadi sampai di Bandara (Binaka Gunungsitoli) langsung diajak melihat ke sini. Kita juga mau lihat antisipasi potensi Natal dan Tahun Baru," ujar Bobby mengawali agenda Berkantor di Kepulauan Nias, Sumatera Utara, Rabu.

Gubernur mengaku, dirinya beserta rombongan pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumut telah mengunjungi PT Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Gunungsitoli.

Baca juga: Bahlil sebut impor migas melalui Lemigas masuki masa transisi

Langkah ini memastikan kesiapan Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Gunungsitoli menyediakan di lima kabupaten/kota se-Kepulauan Nias, Sumatera Utara menghadapi akhir tahun.

Sebab, saat ini proses distribusi BBM di Kepulauan Nias mengalami pengurangan karena pembatasan tonase mobil tangki akibat proyek infrastruktur yang sedang berlangsung.

"Sekarang ini kan karena ada beberapa pekerjaan infrastruktur, baik milik pemerintah provinsi maupun Kementerian PU (Pekerjaan Umum), sehingga kendaraan retribusinya jadi kurang. Ada pembatasan tonase," ucap Bobby.

Selain murni disebabkan pembatasan tonase, lanjut dia, juga akibat bencana tanah longsor di Kepulauan Nias, sehingga proses distribusi BBM mengalami gangguan.

"Enggak (Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, red). Ini hanya ada pengerjaan ya, pengerjaan jembatan penghubung utama yang sekarang kita kerjakan. Kedua karena longsor, sehingga tonase yang bisa dilewati dibatasi," tutur Bobby.

Baca juga: Pertamina Patra Niaga intensifkan penyaluran dan layanan BBM ke SPBU

Ia juga berharap, PT Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Gunungsitoli melakukan langkah alternatif sementara agar pendistribusian BBM di Kepulauan Nias tidak terganggu.

"Kita harap ada penanganan permanennya, tapi untuk Natal dan Tahun Baru Nataru ini. Paling tidak ada penanganan sementaranya," tegas Bobby.

Gubernur mengatakan, dirinya sudah berkordinasi dengan PT Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Gunungsitoli agar bisa tonase BBM bisa kembali normal seperti semula.

"Harapan kita mudah-mudahan, secepat-cepatnya menghadapi Natal dan Tahun Baru di November ini kendaraan normal. Agar bisa kembali optimal mendistribusikan ke SPBU-SPBU," papar Bobby.

Baca juga: Di lumbung pangan Merauke, SPBU khusus petani mempermudah akses energi

Pewarta: Muhammad Said
Editor: Fitri Supratiwi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Source: ANTARA · Muhammad Said

At a glance

Topic
World
Country
🇮🇩 ID
Publisher language
ID
Added to Allnira