Jakarta (ANTARA) - Festival Indonesia Timur yang digelar di kawasan Jakarta Garden City, Jakarta Timur, menjadi salah satu upaya memperkuat pelestarian budaya Nusantara mulai dari kekayaan seni hingga kuliner.

"Festival Indonesia Timur ini merupakan kegiatan yang memadukan pelestarian budaya Nusantara. Kita dapat mengenal lebih dekat kekayaan budaya Nusantara, khususnya budaya Indonesia Timur," kata Wali Kota Jakarta Timur Munjirin saat membuka Festival Indonesia Timur di kawasan Jakarta Garden City, Jakarta Timur, Kamis.

Festival yang mengusung tema "Katong Semua Basudara" ini memadukan pelestarian budaya, promosi kuliner khas daerah, pemberdayaan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), serta penguatan kebersamaan masyarakat.

"Mulai dari seni dan pertunjukan budaya, kuliner khas daerah, hingga kreativitas masyarakat yang menjadi bagian penting dari identitas bangsa," ujarnya.

Munjirin menilai, pelestarian budaya perlu didukung melalui berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat secara langsung, sehingga nilai-nilai kebudayaan dapat terus dikenal dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

Selain menjadi sarana pelestarian budaya, Festival Indonesia Timur juga diharapkan mampu memberikan manfaat ekonomi bagi pelaku UMKM yang berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

Baca juga: Jaktim dorong pariwisata tetap hijau lewat "Green Tourism Festival"

Dia berharap, melalui kegiatan ini masyarakat tidak hanya menikmati hiburan, tetapi juga memahami pentingnya menjaga dan melestarikan warisan budaya sebagai bagian dari identitas bangsa.

"Semoga kegiatan ini berjalan dengan lancar, aman, dan meriah, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan seluruh pihak yang terlibat," ucap Munjirin.

Sementara itu, Presiden Komisaris PT Modernland Realty Tbk Dharma Mitra mengatakan, Festival Indonesia Timur menjadi momentum untuk merayakan keberagaman sekaligus memperkuat semangat persatuan di tengah masyarakat.

"Melalui festival yang dijadwalkan berlangsung hingga 1 November 2026 ini, kita merayakan keberagaman sekaligus memperkuat semangat Bhinneka Tunggal Ika di antara kita," katanya.

Dharma menjelaskan, pengembangan kawasan tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik dan penyediaan hunian, tetapi juga perlu memperhatikan kehidupan sosial masyarakat.

"Sehingga menciptakan lingkungan yang hidup, menyatukan masyarakat, serta menghadirkan ruang bagi beragam budaya dan komunitas untuk tumbuh bersama," ucap Dharma.

Dia berharap, Jakarta Garden City dapat terus berkontribusi terhadap perkembangan Jakarta Timur, tidak hanya melalui pembangunan kawasan, tetapi menghadirkan kegiatan yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat dalam bidang sosial, budaya, dan ekonomi.

Baca juga: Pemkot Jaktim ramaikan HUT Jakarta lewat Festival Lubang Buaya 2025

Baca juga: IAI Jakarta edukasi pelajar tentang sungai hingga konsep rumah sehat

Pewarta: Siti Nurhaliza
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Source: ANTARA · Siti Nurhaliza

At a glance

Topic
World
Country
🇮🇩 ID
Publisher language
ID
Added to Allnira