Jakarta (ANTARA) - Ganda putri Indonesia Siti Fadia Silva Ramadhanti/Amallia Cahaya Pratiwi mewaspadai pasangan Jerman Stine Kuespert/Isabel Lohau yang sebelumnya menyingkirkan Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum, menjelang pertemuan pada perempat final Hylo Open 2026.

Fadia/Tiwi memastikan tempat di babak delapan besar setelah mengalahkan wakil Inggris Sian Kelly/Lizzie Tolman dengan skor 21-11, 21-15 pada babak 16 besar di Saarlandhalle, Saarbrücken, Jerman, Kamis (29/10) waktu setempat.

"Kami mewaspadai setiap lawan yang akan kami hadapi. Terutama lawan besok, pasangan Jerman yang kemarin menang melawan Rachel/Febi," kata Tiwi dalam keterangan PP PBSI, Jumat.

Kuespert/Lohau sebelumnya mengalahkan Rachel/Febi dengan skor 21-14, 21-19 pada babak pertama. Pasangan tuan rumah itu selanjutnya menjadi lawan Fadia/Tiwi dalam perebutan tiket semifinal, Jumat.

Baca juga: Fadia/Tiwi cari momentum bangkit di tur Eropa

Fadia mengatakan pencapaian perempat final menjadi perkembangan positif bagi mereka setelah sebelumnya juga mampu menembus babak delapan besar France Open 2026.

Namun, pasangan unggulan kelima itu tidak ingin kembali terhenti pada fase yang sama karena tengah berupaya mengembalikan performa terbaik mereka.

"Masuk babak delapan besar, pastinya senang, setelah kemarin France Open juga masuk delapan besar. Tetapi kami tidak mau puas sampai di sini saja, kami mau terus fokus di setiap matchnya," ujar Fadia.

Ia mengakui penampilan mereka sempat mengalami penurunan sebelum mulai menunjukkan perbaikan pada turnamen sebelumnya.

"Target pertandingan kami kali ini, mau balikin performa kami yang sempat hilang, di France Open sudah lumayan membaik. Tapi kami mau lebih fokus lagi, lebih konsisten lagi di setiap matchnya," katanya.

Baca juga: Tiwi/Fadia jaga asa naik kelas setelah kembali tumbangkan Lee/Baek

Mengenai kemenangan atas Kelly/Tolman, Fadia menilai kesiapan strategi membuat mereka mampu mengendalikan permainan meskipun pasangan Inggris tersebut memiliki pertahanan rapat dan kemampuan bermain di depan net yang baik.

Sementara itu, Tiwi mengatakan permainan mereka semakin membaik setelah mampu menyesuaikan diri dengan kondisi lapangan dan karakter kok.

Meski demikian, ia mengakui masih terdapat kekurangan yang perlu dievaluasi, terutama ketika mereka sempat kehilangan konsentrasi pada gim kedua.

"Tadi ada sedikit kendala di game kedua karena kami sedikit lengah," kata Tiwi.

"Kunci kemenangan hari ini tidak bermain buru-buru, karena pasangan Inggris ini sengaja memperlambat pola," ujarnya menambahkan.

Baca juga: PBSI evaluasi Tiwi/Fadia meski juara Thailand Masters 2026

Pewarta: Muhammad Ramdan
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Source: ANTARA · Muhammad Ramdan

At a glance

Topic
World
Country
🇮🇩 ID
Publisher language
ID
Added to Allnira