Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan segera mengajukan ke pemerintah pusat agar kawasan mangrove di Kamal Muara dijadikan kebun raya, sehingga dapat menjadi tempat edukasi untuk para pelajar.
“Secara keseluruhan di Jakarta ini mangrovenya kurang lebih 600 hektare. Tapi, di tempat itu mangrovenya kurang lebih 50 hektare dan mangrovenya cukup baik. Pemerintah DKI Jakarta segera mengajukan ke pemerintah pusat agar tempat itu dijadikan Kebun Raya Mangrove Jakarta,” kata Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di kawasan Jakarta Utara, Jumat.
Sehingga, diharapkan nantinya kebun raya mangrove itu dapat menjadi fasilitas bagi para pelajar untuk belajar tentang tanaman.
"Nanti fasilitasnya kita perbaiki, sehingga murid-murid kita yang ingin belajar tentang mangrove, belajar tentang tanaman, dan sebagainya enggak perlu ke mana-mana, cukup datang ke Kebun Raya Mangrove Jakarta,” ujar Pramono.
Dia menjelaskan, Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Distamhut) nantinya akan terlebih dulu berkoordinasi dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN)
Namun, Pramono berharap pembangunan kebun raya mangrove tersebut dapat direalisasikan pada 2027 mendatang, sehingga dapat menjadi kado ulang tahun bagi Jakarta yang genap berusia 500 tahun pada 2027.
“Kalau bisa di tahun depan ini sudah menjadi bisa kado buat Jakarta. Bahwa Jakarta punya kebun raya,” katanya.
Baca juga: Peringati Hari Mangrove Sedunia, DKI tanam 21 ribu bibit mangrove
Baca juga: Pemprov tanam 54.038 bibit mangrove perkuat kawasan pesisir Jakarta
Baca juga: Pramono ajak siswa rutin tanam mangrove di PIK
Pewarta: Lifia Mawaddah Putri
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Source: ANTARA · Lifia Mawaddah Putri
At a glance
- Topic
- World
- Country
- 🇮🇩 ID
- Publisher language
- ID
- Added to Allnira