Jakarta (ANTARA) - Aktris Desy Ratnasari mengajak generasi muda menjadikan keteguhan prinsip dan integritas Buya Hamka sebagai teladan dalam kehidupan, terutama dalam menjaga komitmen meskipun harus menghadapi konsekuensi atas pilihan yang diambil.
"Sosok Buya Hamka adalah contoh nyata pemuda yang memegang teguh prinsipnya dalam segala lini kehidupan—baik sebagai anak, sastrawan, filsuf, maupun politikus—bahkan ia rela mundur dari jabatannya demi prinsip tersebut. Menurut saya sumpah pemuda artinya harus mau memegang prinsip dan komitmen," kata Desy saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta, Rabu.
Pernyataan tersebut disampaikan bintang serial drama televisi "Sengsara Membawa Nikmat" (1991) tersebut menjelang penayangan film barunya berjudul "Hamka: Awal Mula (Vol. 3)" yang dijadwalkan hadir di bioskop pada 19 November 2026.
Baca juga: "Hamka Awal Mula Vol. 3" akan diputar di bioskop pada November 2026
Menurut Desy, Buya Hamka, yang memiliki nama asli Haji Abdul Malik Karim Amrullah, menunjukkan integritas melalui karya dan keputusan yang diambilnya sepanjang perjalanan hidup, baik sebagai sastrawan, penulis, maupun politikus.
Anggota Komisi I DPR RI periode 2024 hingga 2029 itu menilai keteguhan Hamka dalam mempertahankan prinsip, termasuk ketika harus melepaskan jabatan, menjadi contoh keberanian untuk mendahulukan keyakinan terhadap kebenaran daripada kepentingan pribadi atau kedudukan.
"Dalam semua perjalanan ya, perjalanan dia sebagai seorang anak, perjalanan dia sebagai seorang filsuf perjalanan dia sebagai seorang sastrawan, perjalanan dia sebagai seorang penulis, perjalanan dia sebagai seorang politikus dia tetap memegang prinsipnya walaupun itu, dia harus mundur dari jabatannya," ujar pemeran tokoh Ummi Shafiyah dalam film "Hamka: Awal Mula (Vol. 3)" itu.
Baca juga: Fadli: Film ke-3 Buya Hamka hadirkan inspirasi hingga ekspresi budaya
Melalui film yang disutradarai Fajar Bustomi itu, Desy berharap kisah hidup Buya Hamka dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk menerapkan nilai integritas dalam kehidupan sehari-hari.
Ia juga menekankan pentingnya membentuk generasi yang tidak hanya memiliki kemampuan akademis, tetapi juga ketangguhan mental dan moral dalam menghadapi berbagai tantangan.
Desy berharap momentum Hari Sumpah Pemuda dapat mendorong anak muda untuk menjadikan komitmen dan prinsip sebagai bagian nyata dari tindakan, bukan sekadar pernyataan.
"Selalu jadilah pemuda yang menginspirasi untuk anak-anak zaman sekarang, berkomitmen, punya prinsip dan tunjukkan dalam kehidupan," kata Desy.
Baca juga: Vino dan Bella ungkap tantangan produksi "Hamka & Siti Raham vol.2"
Baca juga: "Hamka & Siti Raham vol.2" sajikan romansa serta perjuangan
Pewarta: Abdu Faisal
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Source: ANTARA · Abdu Faisal
At a glance
- Topic
- World
- Country
- 🇮🇩 ID
- Publisher language
- ID
- Added to Allnira