pemerintah menambah alokasi beras Program SPHP sebanyak satu juta ton untuk menjaga akses pangan masyarakat pada musim paceklik dan memastikan harga beras tetap terjaga

Medan (ANTARA) - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan bersama Perum Bulog meluncurkan program bantuan pangan berupa beras periode Oktober – Desember 2026 di Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, Sabtu.

Menko Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) mengatakan program bantuan pangan secara nasional dialokasikan bagi 33,2 juta penerima manfaat dengan total sekitar satu juta ton beras.

"Selain itu, pemerintah menambah alokasi beras Program SPHP sebanyak satu juta ton untuk menjaga akses pangan masyarakat pada musim paceklik dan memastikan harga beras tetap terjaga,” ujar Zulhas dalam keterangan diterima di Medan, Sabtu.

Zulhas mengatakan adanya stok tersebut, masyarakat dapat memperoleh beras dengan lebih mudah dan terjangkau.

Zulhas mengapresiasi sinergisitas yang kuat antara Kemenko Pangan dan Bulog sehingga berhasil mendorong pencapaian target swasembada pangan yang menjadi agenda strategis pemerintah.

Baca juga: Zulhas paparkan langkah perkuat pangan saat panen raya di Batu Bara

Baca juga: Menko Zulhas tegaskan pasokan MBG wajib gunakan UMKM lokal

Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kanwil Sumatera Utara R Darma Wijaya mengatakan siap mendukung pelaksanaan program bantuan pangan beras dan tambahan alokasi beras SPHP melalui penguatan kesiapan stok serta jaringan distribusi.

“Kami akan terus mengoptimalkan distribusi agar bantuan pangan beras dapat tersalurkan tepat sasaran setelah data penerima terverifikasi, serta beras SPHP dapat diakses masyarakat dengan mudah untuk membantu menjaga stabilitas pasokan dan harga beras,” katanya.

Bulog terus mempersiapkan stok dan jaringan distribusi untuk mendukung kedua program tersebut.

Penyaluran bantuan pangan beras kepada penerima manfaat akan dilaksanakan setelah data program bantuan tersedia dan terverifikasi, sementara penyaluran beras SPHP dioptimalkan melalui saluran distribusi yang tersedia guna membantu menjaga pasokan dan stabilitas harga di masyarakat.

Baca juga: Menko Zulhas sebut biaya produksi beras RI capai Rp14 ribu per kg

Baca juga: Zulhas paparkan 13 capaian Kemenko Pangan dua tahun Prabowo-Gibran

Pewarta: M. Sahbainy Nasution
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Source: ANTARA · M. Sahbainy Nasution

At a glance

Topic
World
Country
🇮🇩 ID
Publisher language
ID
Added to Allnira