Jalur kereta api yang diaktifkan diharapkan bisa membawa dampak ke logistik juga, membawa hasil pertanian dan pertambangan dengan kereta api

Padang Pariaman (ANTARA) - Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) Dony Oskaria mengharapkan reaktivasi jalur kereta api di Sumatera Barat (Sumbar) dapat memperkuat distribusi logistik guna meningkatkan perekonomian daerah itu.

"Jalur kereta api yang diaktifkan diharapkan bisa membawa dampak ke logistik juga, membawa hasil pertanian dan pertambangan dengan kereta api," kata Dony Oskaria saat Pencanangan Reaktivasi Jalur Kereta Api di Sumbar yang dilaksanakan di Stasiun Kereta Api Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman, Selasa.

Ia mengatakan diperlukan dukungan dari seluruh pihak agar reaktivasi tersebut berjalan lancar sehingga dapat segera dirasakan daerah untuk peningkatan perekonomian.

Hal tersebut, lanjutnya, karena banyak warga yang membangun rumah di atas rel kereta api sehingga diperlukan sosialisasi oleh pemerintah daerah dan pemangku kepentingan setempat.

Ia menyampaikan reaktivasi jalur kereta api tidak saja dilakukan di Sumbar namun juga di luar provinsi tersebut salah satunya menghubungkan Aceh dengan Medan.

Ia mengungkapkan reaktivasi jalur kereta api tersebut merupakan permintaan Presiden agar peningkatan layanan transportasi tidak saja dilakukan di Pulau Jawa namun juga luar pulau tersebut sehingga terjadi pemerataan.

Baca juga: Reaktivasi jalur KA upaya pemerataan transportasi Indonesia

Baca juga: BP BUMN: Flyover Sitinjau Lauik tingkatkan konektivitas di Sumbar

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade meminta pemerintah tidak saja melakukan reaktivasi jalur kereta api dari Kayu Tanam, Padang Pariaman ke Sawahlunto namun juga sampai ke Sijunjung.

Hal tersebut karena nanti sebagian truk tidak lagi melintas jalan raya untuk membawa produk daerah dari Sijunjung dan sekitarnya ke Pelabuhan Teluk Bayur namun menggunakan moda transportasi kereta api.

Menurut dia, hal tersebut tidak saja dapat meminimalisir percepatan kerusakan jalan namun juga menyesuaikan undang-undang lalu lintas baru yang akan diterapkan.

"Truk-truk membawa batu bara dan CPO naik di Sijunjung ke Teluk Bayur," tambahnya.

Ia menyampaikan reaktivasi rel kereta api di Sumbar pada tahap pertama ini mulai dari Kayu Tanam di Kabupaten Padang Pariaman lalu ke Padang Panjang, Solok, hingga Sawahlunto.

Pada reaktivasi tahap kedua akan dilanjutkan dari Padang Panjang ke Bukittinggi, Payakumbuh, hingga perbatasan Limapuluhkota dengan Riau.

Ia berharap dengan reaktivasi jalur kereta api, pembangunan tol serta konektivitas yang dilakukan maka dapat meningkatkan perekonomian Sumbar karena daerah itu pertumbuhan ekonominya masih lemah.

Baca juga: BP BUMN tegaskan pentingnya kualitas pembangunan Stadion H. Agus Salim

Baca juga: Danantara akan manfaatkan aset BUMN untuk kembangkan 12 smart city

Pewarta: Rahmatul Laila
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Source: ANTARA · Rahmatul Laila

At a glance

Topic
World
Country
🇮🇩 ID
Publisher language
ID
Added to Allnira