Samarinda (ANTARA) - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Kalimantan Timur siap menggelar Mahakarya Etam Festival di Atrium Big Mall Samarinda pada 6–8 November 2026 sebagai upaya memperkuat transformasi ekonomi daerah melalui sektor UMKM.
Deputi Kepala Perwakilan BI Kaltim Bayuadi Hardiyanto di Samarinda, Selasa, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya BI mendukung pertumbuhan ekonomi daerah melalui pengembangan UMKM, digitalisasi, dan perluasan akses pasar.
Menurut Bayuadi, Kaltim memiliki potensi besar yang tidak hanya bertumpu pada sektor sumber daya alam (SDA), tetapi juga budaya, kreativitas, dan talenta masyarakat yang perlu terus dikembangkan.
Melalui program Kaltimpreneurs, Digital Kaltimpreneurs, dan Export Kaltimpreneurs, BI turut mendukung UMKM agar mampu memperluas pasar, memanfaatkan platform digital, hingga menembus pasar ekspor.
"Mahakarya Etam Festival akan menghadirkan pameran produk UMKM binaan, berbagai perlombaan, gelar wicara (talk show), serta hiburan dari Fiersa Besari dan Ada Band," jelasnya saat Rapat Persiapan Kegiatan bersama Pemprov Kaltim dan pemangku kepentingan (stakeholder) di Samarinda.
Baca juga: UMKM binaan BI Kaltim raih penjualan Rp1,14 Miliar di KKI 2026
Baca juga: Program Eksport Kaltimpreneurs BI cetak 62 UMKM potensial ekspor
Pada kesempatan itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltim Ririn Sari Dewi menyatakan kesiapan instansinya untuk mendukung penuh publikasi kegiatan tersebut, termasuk mengoordinasikan jadwal kehadiran pimpinan daerah.
Sementara itu, unsur kepolisian dan panitia terus berkoordinasi untuk memastikan kesiapan operasional serta menjaga stabilitas keamanan selama kegiatan berlangsung.
Penyelenggara juga menyiapkan posko kesehatan yang bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) dan Dinas Kesehatan sebagai langkah antisipasi terhadap kondisi kesehatan masyarakat di tengah situasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Festival ini diharapkan menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem UMKM dan ekonomi kreatif di Kaltim melalui pengembangan kapasitas usaha, pemanfaatan teknologi digital, serta perluasan akses pasar agar produk lokal mampu bersaing di kancah nasional maupun internasional.
Baca juga: BI Kaltim kembali dampangi UMKM menuju pasar ekspor
Baca juga: BI Kaltim dan Balikpapan kolaborasi tingkatkan kapasitas 31 UMKM
Pewarta: Arumanto
Editor: Budhi Santoso
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Source: ANTARA · Arumanto
At a glance
- Topic
- World
- Country
- 🇮🇩 ID
- Publisher language
- ID
- Added to Allnira