Pahlawan tidak selalu harus berdiri di medan perang atau dikenang melalui penghargaan. Mereka juga dapat hadir sebagai orang yang memberikan kesempatan, membagikan pengetahuan, menjaga kebudayaan, dan mendorong orang lain agar berani mengembangkan po
Jakarta (ANTARA) - Makna kepahlawanan tidak selalu berkaitan dengan perjuangan mengangkat senjata atau pengorbanan di medan perang.
Di tengah perubahan zaman, sosok pahlawan dapat hadir melalui tindakan sederhana yang membawa manfaat bagi orang lain, mulai dari membagikan pengetahuan, membuka kesempatan, hingga menghasilkan karya yang memberi dampak bagi lingkungan sekitar.
Pandangan mengenai kepahlawanan dalam kehidupan modern itu mengemuka dalam perbincangan ANTARA bersama sutradara sekaligus aktor Bene Dion Rajagukguk, ko-sutradara Kristo Immanuel, serta aktris dan penyanyi Vanessa Simorangkir di Jakarta, Kamis.
Ketiganya memiliki sudut pandang berbeda mengenai sosok pahlawan masa kini. Namun, ada satu benang merah yang mempertemukan pandangan mereka, yakni keberanian mengambil peran, memberi ruang bagi orang lain, dan mewujudkan gagasan melalui tindakan nyata.
Bagi Bene Dion, pahlawan masa kini adalah mereka yang mampu menghidupkan kehidupan, baik bagi diri sendiri maupun orang-orang di sekitarnya.
Kepahlawanan, menurut dia, tidak harus diwujudkan melalui tindakan besar yang mendapat pengakuan publik. Seseorang dapat menjadi pahlawan ketika mampu memberikan manfaat melalui pengetahuan, keterampilan, dan karya yang dimiliki.
Karena itu, Bene mendorong generasi muda untuk tidak berhenti menjadi penonton terhadap berbagai persoalan di lingkungan mereka. Anak muda dapat mengambil peran dalam beragam bidang, mulai dari pelestarian lingkungan, inovasi teknologi, pemberdayaan penyandang disabilitas, ekonomi kewirausahaan, serta penguatan seni dan budaya.
Ia juga menekankan pentingnya literasi sebagai bekal untuk membangun kemandirian. Dengan memiliki pengetahuan dan kemauan untuk membagikannya, generasi muda dapat menciptakan perubahan di wilayah masing-masing. Pengetahuan tidak semestinya hanya menjadi modal pribadi, tetapi juga dapat menjadi sumber daya untuk membantu orang lain berkembang.
Pandangan tersebut memperlihatkan bahwa kepahlawanan dalam kehidupan sehari-hari berkaitan erat dengan kemampuan seseorang untuk keluar dari sikap pasif. Perubahan tidak selalu harus dimulai dari ruang yang besar. Kontribusi dapat tumbuh dari lingkungan terdekat, selama seseorang memiliki kepedulian dan keberanian untuk mengambil tanggung jawab.
Baca juga: Bene Dion angkat pariwisata Sumut lewat medlei film "Pulang Kampung"
Baca juga: Penyanyi Axelo Nababan debut akting film musikal "Pulang Kampung"
Editor: Dadan Ramdani
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Source: ANTARA · Abdu Faisal
At a glance
- Topic
- World
- Country
- 🇮🇩 ID
- Publisher language
- ID
- Added to Allnira