Bandarlampung (ANTARA) - Kepala Balai Besar Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (BBTNBBS) Hifzon Zawahiri mengatakan melalui skema kemitraan konservasi dapat mendukung upaya konservasi dan restorasi hutan di dalam kawasan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) sekaligus mendukung kesejahteraan masyarakat.
"Tantangan terbesar kita dalam menjaga kawasan sebagian besar adalah perambahan dan tanamannya yang ditanam di sana, biasanya kopi. Dengan adanya keterlanjuran masyarakat ada di dalam kawasan ini kita membuat skema yakni kemitraan konservasi," ujar Kepala Balai Besar Taman Nasional Bukit Barisan Selatan Hifzon Zawahiri, di Bandarlampung, Lampung, Rabu.
Ia mengatakan skema kemitraan konservasi itu salah satunya dilaksanakan dengan pengembangan kopi berkelanjutan yang mendukung secara ekonomi dan lingkungan.
"Kemitraan konservasi ini sudah dilakukan seperti di Kabupaten Lampung Barat dan Pesisir Barat. Jumlah kemitraan konservasi memang belum banyak, karena masih memerlukan pendataan lebih lanjut untuk mengetahui data di lapangan karena menyangkut masyarakat yang masuk dalam kawasan," katanya.
Baca juga: Jatim bukukan nilai transaksi KTH Rp644,03 miliar, tertinggi nasional
Dia mengatakan untuk memastikan proses kemitraan konservasi berjalan tepat sasaran, pihaknya telah mengatur sejumlah persyaratan seperti ketentuan lama masyarakat tersebut telah menetap di kawasan, ketentuan luasan lahan, dan berbagai persyaratan lainnya.
"Ini dilakukan sebagai antisipasi jangan sampai pendatang baru masuk ke kawasan memanfaatkan ini untuk melakukan jual beli kebun kopinya. Sebab tujuan dari kemitraan ini adalah menjadikan hutan ini memberikan dampak yang mendukung kesejahteraan masyarakat yang sudah terlanjur sejak lama masuk di kawasan sekaligus agar mereka menjaga hutan tetap lestari," ucap dia.
Ia melanjutkan skema kemitraan konservasi ini menjadi bagian dari penerapan pendekatan sosio kultural dalam menjembatani adanya permasalahan terkait pelestarian kawasan, ataupun interaksi negatif dengan satwa liar.
Baca juga: Pola "silvofishery" tingkatkan minat petambak rehabilitasi mangrove
Berdasarkan data Balai Besar Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (BBTNBBS) kemitraan konservasi yang sudah dilakukan salah satunya ada di Resor Ngambur di kelompok tani hutan (KTH) Panjiwayang Lestari seluas 152,90 hektare.
Sedangkan komitmen konservasi oleh kelompok masyarakat di daerah penyangga untuk mendukung pelestarian kawasan TNBBS sudah dilakukan oleh satu KTH di Desa Pemancar Kabupaten Pesisir Barat, tiga KTH di Desa Sukajaya Kabupaten Kaur, dua KTH di Desa Ujung Rembun Kabupaten Lampung Barat, dua KTH di Desa Tanjung Ray Kabupaten Lampung Barat.
Pewarta: Ruth Intan Sozometa Kanafi
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Source: ANTARA · Ruth Intan Sozometa Kanafi
At a glance
- Topic
- World
- Country
- 🇮🇩 ID
- Publisher language
- ID
- Added to Allnira