Washington (ANTARA) - Departemen Keamanan Dalam Negeri Amerika Serikat (DHS) mengancam akan menangkap dan mendeportasi warga asing yang memberikan suara dalam pemilu sela Kongres AS.

"Pesan kami kepada warga asing yang memberikan suara dalam pemilu Amerika sangat jelas: kami akan menemukan dan menangkap Anda, dan Anda akan menghadapi konsekuensi, termasuk tuntutan pidana dan deportasi," kata juru bicara DHS kepada RIA Novosti, Selasa.

DHS mengatakan pihaknya bersama Departemen Kehakiman AS akan mengidentifikasi dan meminta pertanggungjawaban warga asing yang secara ilegal berpartisipasi dalam pemilu.

Meski demikian, Badan Imigrasi dan Bea Cukai AS (ICE) tidak berencana melakukan operasi di tempat pemungutan suara.

Penangkapan di lokasi tersebut hanya dimungkinkan jika terdapat ancaman langsung terhadap keselamatan publik, menurut pernyataan DHS.

Pada Selasa, warga AS memberikan suara untuk memilih anggota Kongres baru yang akan menjabat hingga akhir masa pemerintahan Presiden Donald Trump.

Partai Republik berupaya mempertahankan mayoritas di Senat dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), sementara Partai Demokrat berharap dapat merebut mayoritas di kedua kamar legislatif tersebut.

Sebanyak 435 kursi DPR dan 35 kursi Senat diperebutkan dalam pemilu sela tersebut.

Sumber: Sputnik

Penerjemah: Yoanita Hastryka Djohan
Editor: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Source: ANTARA · Yoanita Hastryka Djohan

At a glance

Topic
World
Country
🇮🇩 ID
Publisher language
ID
Added to Allnira