Banda Aceh (ANTARA) - Anggota DPR RI Muslim Ayub mengunjungi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Sinabang, Kabupaten Simeulue, Provinsi Aceh, guna menyerap aspirasi dan keluhan di lapas tersebut.
"Selain menyerap aspirasi, kunjungan kami ini untuk memastikan pemenuhan hak dasar warga binaan, termasuk akses air bersih, layanan kesehatan, dan fasilitas pembinaan," kata Muslim Ayub di Simeulue, Rabu.
Dalam kunjungan itu, Muslim Ayub meninjau fasilitas utama Lapas Sinabang, di antaranya dari blok hunian warga binaan, sanitasi, dapur umum, hingga sarana pelayanan kesehatan.
Anggota DPR RI asal Daerah Pemilihan Aceh I itu menegaskan warga binaan pemasyarakatan Lapas Sinabang harus mendapatkan pelayanan yang layak, adil, dan tanpa perlakuan diskriminatif.
Menurut dia, lapas harus menjadi tempat pembinaan yang humanis, aman, dan produktif agar para warga binaan memiliki bekal positif saat kembali ke tengah masyarakat.
Muslim Ayub mengatakan apa yang didapatnya dari Lapas Sinabang tersebut akan disampaikan pada rapat bersama mitra kerja di DPR, di antaranya kepada Kementerian Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan.
"Kami mendorong kementerian memperhatikan pemerataan layanan kesehatan dasar, khususnya ketersediaan tenaga medis di lapas wilayah kepulauan seperti di Lapas Sinabang ini," kata Muslim Ayub.
Sementara itu, Kepala Lapas Kelas III Sinabang Nazaryadi menyampaikan sejumlah kendala dihadapi lapas kepada Anggota DPR RI dari Komisi XIII Muslim Ayub.
"Kendala utama saat ini keterbatasan akses air bersih dan juga tenaga medis. Kami masih mengandalkan air yang diserap langsung dari sungai. Selain itu, lapas belum memiliki tenaga medis seperti dokter," katanya.
Menurut Nazaryadi, air bersih dan petugas kesehatan menjadi hal yang penting. Sebab, dua hal tersebut merupakan menjadi kebutuhan pokok bagi warga binaan pemasyarakatan.
"Semoga usulan kami ini bisa mendapat perhatian, sehingga apa yang kami membutuhkan bisa terpenuhi dan pembinaan warga binaan pemasyarakatan di lapas ini dapat berjalan optimal," katanya.
Nazaryadi juga menyampaikan Lapas Kelas III Sinabang menjalankan sejumlah program pembinaan bagi ratusan warga binaan, di antaranya kegiatan keagamaan serta perkebunan.
Perkebunan, kata dia, merupakan pembinaan dalam mendukung program ketahanan pangan dengan memanfaatkan lahan yang ada di lapas. Hasil perkebunan dapat memenuhi kebutuhan dapur warga binaan.
"Kami juga melakukan pembinaan keagamaan. Setiap warga binaan diwajibkan mengikuti kegiatan belajar mengaji selama satu jam setiap hari," kata Nazaryadi.
Kabupaten Simeulue merupakan wilayah kepulauan terluar di Provinsi Aceh. Pulau Simeulue berada di Samudra Hindia yang jaraknya sekitar 180 mil laut dari pesisir barat Pulau Sumatra.
Kabupaten Simeulue merupakan pemekaran dari Kabupaten Aceh Barat sejak tahun 1999. Kabupaten Simeulue memiliki 10 kecamatan dengan 138 gampong atau desa yang dihuni sekitar 96 ribuan jiwa.
Baca juga: DPR minta Polri usut jaringan peredaran narkotika di lapas
Baca juga: Polisi ungkap kasus kematian narapidana Lapas Muaradua
Pewarta: M.Haris Setiady Agus
Editor: Tasrief Tarmizi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Source: ANTARA · M.Haris Setiady Agus
At a glance
- Topic
- World
- Country
- 🇮🇩 ID
- Publisher language
- ID
- Added to Allnira