Ahmed Gadalla menandatangani perjanjian waralaba induk eksklusif dengan MADO dari Turki: senilai 7 juta dolar AS, 7 kafe, dan 350 lapangan kerja pada tahap pertama; gerai andalan seluas 1.000 meter persegi di Benghazi akan dibuka pada kuartal pertama tahun 2027
BENGHAZI, Libya & KAHRAMANMARAŞ, Turki--(BUSINESS WIRE)-- Alushibe Holding Group pada hari ini mengumumkan rencananya untuk menghadirkan 12 merek makanan dan minuman internasional ke Libya pada tahun 2028 melalui divisi Retail & Destinations-nya. Rencana tersebut diawali dengan perjanjian waralaba induk eksklusif bersama MADO, rumah es krim dan kue asal Turki yang didirikan pada tahun 1850.
Perjanjian yang ditandatangani di Kahramanmaraş pada 13 Oktober 2026 oleh Ahmed Gadalla selaku Pendiri & Pimpinan Alushibe Holding Group dan Mehmet Sait Kanbur selaku Pimpinan MADO ini memberikan hak eksklusif kepada Alushibe untuk mengembangkan dan mengoperasikan MADO di Libya, yang menjadi negara ke-36 bagi merek tersebut. Alushibe akan menginvestasikan 7 juta dolar AS pada tahap pertama: 7 kafe dan 350 lapangan kerja, yang dimulai di Benghazi sebelum dilanjutkan ke Tripoli dan kota-kota besar lainnya.
Gerai MADO pertama di Libya akan menjadi gerai andalan dengan luas lebih dari 1.000 meter persegi di Al-Hawari, Benghazi, dan berlokasi di properti milik Alushibe. Gerai ini akan dibuka pada kuartal pertama tahun 2027. Lokasi kedua akan dibuka pada tahun 2028 dan akan menjadi gerai utama di District Mall, yaitu proyek pengembangan seluas 53.000 meter persegi milik Alushibe di Benghazi sekaligus merupakan mal terbuka terbesar di Libya (dengan luas sewa bruto 25.000 meter persegi).
Kedua belas merek tersebut, yang mencakup bisnis kopi, roti, restoran santai, dan restoran cepat saji, akan bergabung dalam jaringan divisi ini yang terdiri atas tiga pusat perbelanjaan, tiga hotel, dan lebih dari 215 gerai di seluruh Libya, dengan total luas lebih dari 2,15 juta kaki persegi.
"Turki merupakan salah satu di antara mitra dagang terpenting Libya. Langkah berikutnya akan dinisiasi oleh kelompok swasta yang mampu menghadirkan merek-merek internasional ke Libya sesuai standar internasional. Kami telah menghabiskan puluhan tahun membangun kapasitas tersebut: lokasi usaha, disiplin operasional, dan modal. MADO telah membangun reputasinya selama lebih dari 176 tahun di Kahramanmaraş. Tim-tim Libya yang akan mewujudkannya, karena tolok ukur program ini bukan hanya apa yang dapat dibeli oleh warga Libya, melainkan apa yang dapat mereka bangun," ujar Ahmed Gadalla. Tahap pertama akan menciptakan 350 lapangan kerja di bidang operasional, rantai pasokan, dan manajemen kafe, bersama tim-tim Libya yang dilatih sesuai standar MADO sebelum setiap pembukaan gerai.
Tentang Alushibe Holding Group
Alushibe Holding Group adalah grup usaha yang bergerak di berbagai bidang dengan kantor pusat di Benghazi, Libya, serta memiliki kantor cabang di Dubai. Perusahaan yang didirikan pada tahun 2008 oleh Eng. Ahmed Gadalla ini beroperasi di berbagai sektor, antara lain barang konsumsi, ritel dan destinasi wisata, industri, kesehatan, teknik dan infrastruktur, serta jasa, dengan jumlah karyawan lebih dari 6.000 orang. www.alushibe.com
*Sumber: AETOSWire
Pengumuman ini dianggap sah dan berwenang hanya dalam versi bahasa aslinya. Terjemahan-terjemahan disediakan hanya sebagai alat bantu, dan harus dengan penunjukan ke bahasa asli teksnya, yang adalah satu-satunya versi yang dimaksudkan untuk mempunyai kekuatan hukum.
Tersedia Galeri Multimedia/Foto: https://www.businesswire.com/news/home/20261029822317/en
Contacts
Mohammed Gadalla
mohammed@alushibe.com
Sumber: Alushibe Holding Group
Pewarta: PR Wire
Editor: PR Wire
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Source: ANTARA · PR Wire
At a glance
- Topic
- World
- Country
- 🇮🇩 ID
- Publisher language
- ID
- Added to Allnira