Jakarta (ANTARA) - PT Wijaya Karya Realty (WIKA Realty) bersama PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney, PT Hotel Indonesia Natour (HIN) atau InJourney Hospitality, PT Hotel Indonesia Property (HIPRO), dan PT Senggigi Pratama Internasional (SPI) secara resmi menghadiri serta menandatangani kesepakatan dalam acara "Penandatanganan Perjanjian dalam Tindak Lanjut Inisiatif Konsolidasi Manajemen Portofolio Perhotelan BUMN" pada Selasa (27/10) bertempat di kantor InJourney, Jakarta.
Acara ini ini dihadiri langsung oleh jajaran Direksi (BoD) dari seluruh entitas terkait serta diselenggarakan sebagai langkah Perusahaan dalam mendukung aspirasi pemegang saham, Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) dan PT Danantara Asset Management (DAM) guna mempercepat integrasi ekosistem hotel dan pariwisata nasional yang berdaya saing global di bawah payung InJourney Hospitality.
Acara penandatanganan ini mencakup tiga agenda utama, yaitu penandatanganan Amandemen II Perjanjian Pengikatan Jual Beli Saham Bersyarat HIPRO antara WIKA Realty, HIN dan HIPRO; penandatanganan Perjanjian Pengikatan Jual Beli Saham Bersyarat SPI antara WIKA Realty, HIN dan SPI; serta penandatanganan Perjanjian Pengikatan Jual Beli Aset Bersyarat untuk 9 Hotel KHAS dan Hotel Kyriad antara WIKA Realty dan HIN. Transaksi ini mencakup penjualan 49% saham HIPRO, penjualan 99,90% saham SPI dan penjualan 10 aset hotel milik WIKA Realty kepada InJourney Hospitality. Acara ini menjadi langkah konkret integrasi lintas entitas yang selama ini beroperasi secara terpisah, mengonsolidasikan hotel-hotel milik WIKA Realty ke dalam ekosistem InJourney Hospitality guna menuntaskan tantangan fragmentasi pasar serta meningkatkan efisiensi operasional jaringan hotel milik negara.
Direktur Utama WIKA, I Ketut Pasek Senjaya Putra menyampaikan bahwa penandatanganan atas rangkaian perjanjian pengikatan jual beli bersyarat ini merupakan bagian dari manuver strategis dalam menata kembali fokus bisnis dan memperkuat struktur permodalan. "Langkah strategis ini mendukung integrasi ekosistem pariwisata dan perhotelan nasional sesuai arahan BP BUMN dan DAM. Bagi WIKA dan WIKA Realty, upaya ini dilakukan guna memastikan aset dan portofolio usaha dikelola lebih optimal, produktif, serta memberikan nilai tambah berkelanjutan," ujarnya.
Sejalan dengan hal tersebut, Direktur Utama WIKA Realty, Fery Safaria turut menyampaikan harapannya agar kerja sama dan sinergi yang telah terbangun bersama InJourney Hospitality dapat terus terjalin dengan baik kedepannya. "Kami berharap kemitraan strategis dan sinergi yang solid ini dapat terus diperkuat sehingga mampu memberikan dampak positif yang nyata serta nilai tambah yang berkesinambungan bagi kedua belah pihak," ungkapnya.
Melalui agenda ini, WIKA dan WIKA Realty berkomitmen untuk terus mengoptimalkan kinerja Perusahaan dengan memperkuat fundamental keuangan serta fokus pada
pengembangan bisnis inti properti yang berdaya saing tinggi. Kedepannya, Perusahaan optimis bahwa langkah strategis ini mampu semakin memantapkan posisi Perusahaan dalam menghadirkan portofolio properti yang unggul, inovatif, dan berkelanjutan, sekaligus dapat memberikan nilai tambah yang optimal bagi seluruh para pemangku kepentingan serta turut berkontribusi nyata dalam mendorong kemajuan industri properti dan pariwisata nasional.
Pewarta: PR Wire
Editor: PR Wire
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Source: ANTARA · PR Wire
At a glance
- Topic
- World
- Country
- 🇮🇩 ID
- Publisher language
- ID
- Added to Allnira