Mamasa, Sulbar (ANTARA) - Wakil Presiden Gibran Rakabuming tiba di Stadion Pongka Padang, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, dengan pemakaian kain sambu' dan penutup kepala sapu' sebagai tanda penyambutan.
Dalam pantauan ANTARA di Kabupaten Mamasa, Senin, Wapres tiba disambut Bupati Mamasa Welem Sambolangi dan para tokoh adat setempat.
Tokoh adat menggunakan pakaian serba putih yang langsung mengalungkan kain tenun sambu' dan penutup kepala sapu'.
Gibran bersama rombongan bertolak dari Pangkalan Udara TNI AU (Lanud) Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada sekitar pukul 06.00 WIB.
Rencananya, Wapres Gibran mengunjungi sejumlah lokasi di Kabupaten Mamuju dan Mamasa di Sulawesi Barat.
Wapres Gibran direncanakan mengunjungi Desa Tamalea, Kecamatan Bonehau, Kabupaten Mamuju, dalam rangka peringatan 100 tahun Injil Masuk Tanah Kalumpang.
Selain itu, Wapres rencananya meninjau sejumlah lokasi di Kabupaten Mamasa, yaitu Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Mamasa dan melihat langsung fasilitas Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kondosapata.
Tidak hanya berkunjung ke dua kabupaten tersebut, Wapres Gibran juga direncanakan melakukan dialog dengan masyarakat serta melihat kemajuan dari daerah program bedah rumah.
Kedatangan Wapres Gibran Rakabuming dilakukan setelah menerima audiensi pengurus Majelis Pekerja Sinode Gereja Kristen Sulawesi Barat (GKSB) di Istana Wakil Presiden, Jakarta Pusat, Selasa (20/10).
Dalam pertemuan tersebut, Ketua Umum Majelis Pekerja Sinode GKSB Pendeta Mardi Tamandalan menyampaikan undangan kepada Wapres untuk menghadiri peringatan satu abad Injil masuk Tanah Kalumpang, Sulawesi Barat.
Baca juga: Wapres bertolak ke Sulbar, tinjau Mamuju dan Mamasa
Pewarta: Prisca Triferna Violleta
Editor: Didik Kusbiantoro
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Source: ANTARA · Prisca Triferna Violleta
At a glance
- Topic
- World
- Country
- 🇮🇩 ID
- Publisher language
- ID
- Added to Allnira