Perkembangan ekonomi digital, AI, dan pusat data perlu dipandang sebagai bagian dari sumber pertumbuhan ekonomi ke depan

Jakarta (ANTARA) - Wakil Menteri Koordinator (Wamenko) Bidang Perekonomian Dradjad Hari Wibowo mendorong pengembangan ekonomi digital, kecerdasan artifisial (AI), dan sektor kreatif sebagai sumber pertumbuhan baru serta peluang kerja masa depan.

"Perkembangan ekonomi digital, AI, dan pusat data perlu dipandang sebagai bagian dari sumber pertumbuhan ekonomi ke depan," kata Dradjad pada program CNBC Indonesia Power Lunch dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu.

Ia menilai ekonomi digital menjadi salah satu sektor potensial dalam menghadapi perubahan struktur perekonomian nasional

Perkembangan pusat data, kecerdasan artifisial, dan teknologi digital membuka peluang tumbuhnya aktivitas ekonomi baru yang membutuhkan tenaga profesional.

Baca juga: Wamendag dorong negara OKI perkuat kolaborasi ekonomi digital

Dengan Demikian transformasi ekonomi perlu direspons melalui sinergi kebijakan yang mendorong investasi, memperkuat hilirisasi, meningkatkan kualitas tenaga kerja, dan mengembangkan sektor-sektor potensial seperti pariwisata serta ekonomi digital.

Pemerintah juga terus mendorong pelaku usaha untuk beradaptasi dengan perubahan pola konsumsi dan perkembangan teknologi.

Upaya tersebut diharapkan dapat memperkuat daya saing perekonomian sekaligus memastikan semakin banyak masyarakat memperoleh kesempatan untuk bekerja, meningkatkan pendapatan, dan naik kelas.

Selain teknologi digital, pemerintah melihat sektor pariwisata memiliki potensi besar sebagai sumber pekerjaan formal baru bagi masyarakat.

Baca juga: Menekraf sebut sektor digital jadi potensi baru ekraf di Cirebon

Penguatan pariwisata membutuhkan inovasi, peningkatan keterampilan, serta penciptaan produk yang mampu memberikan pengalaman berbeda kepada wisatawan.

Pemerintah menilai keberhasilan sektor pariwisata tidak hanya bergantung pada kekayaan alam, tetapi juga kemampuan mengembangkan kreativitas dan layanan.

Pertumbuhan sektor baru tersebut menjadi bagian dari transformasi ekonomi yang menggeser pola konsumsi dan membuka ruang usaha baru.

Pemerintah terus mendorong pelaku usaha memahami perubahan pasar agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan perilaku masyarakat.

Melalui pengembangan ekonomi digital dan sektor kreatif, pemerintah berharap semakin banyak peluang ekonomi tercipta dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ia menambahkan perubahan teknologi, perkembangan kecerdasan artifisial, dan dinamika geopolitik turut mengubah struktur perekonomian serta kebutuhan dunia kerja.

Perubahan tersebut tentu menghadirkan tantangan bagi sejumlah sektor usaha, sekaligus membuka peluang pertumbuhan di bidang-bidang baru.

"Karena itu, transformasi ekonomi perlu diikuti dengan kesiapan sumber daya manusia dan penciptaan lapangan kerja yang mampu memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat," katanya.

Baca juga: Indonesia-Swiss perkuat kerja sama bidang “sovereign AI”

Pewarta: Muhammad Harianto
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Source: ANTARA · Muhammad Harianto

At a glance

Topic
World
Country
🇮🇩 ID
Publisher language
ID
Added to Allnira