Jakarta (ANTARA) - Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menekankan pentingnya mempersiapkan kompetensi sumber daya manusia (SDM) lokal sejak tahap awal pembangunan fasilitas industri.

Wamenaker dalam keterangannya di Jakarta, Senin, menilai periode pembangunan konstruksi fasilitas industri yang umumnya memakan waktu dua hingga empat tahun perlu dimanfaatkan untuk melatih calon pekerja sesuai kualifikasi yang dibutuhkan kelak.

“Jangan sampai fisiknya sudah berdiri, tetapi SDM-nya belum siap. Selama proses pembangunan industri berjalan, negara harus menyiapkan tenaga kerja yang dibutuhkan. Dengan begitu, ketika operasional dimulai, SDM Indonesia sudah menguasai kompetensi yang sesuai,” ujar Afriansyah.

Ia menambahkan, alih pengetahuan dan teknologi dari tenaga kerja asing (TKA) kepada pekerja domestik juga penting dilakukan. Melalui alih keahlian dan pendampingan yang intensif, pekerja domestik berkesempatan menguasai keterampilan khusus sehingga siap mengisi posisi strategis di industri.

Baca juga: Kemnaker: Penguasaan kompetensi nyata penting untuk masuki dunia kerja

Ia pun mengajak generasi muda untuk terus mengasah kompetensi dan memperkuat daya adaptasi dalam menghadapi dinamika dunia kerja.

Pesatnya perkembangan teknologi digital, kecerdasan buatan (AI), dan otomatisasi menuntut tenaga kerja memiliki keterampilan yang relevan agar mampu bersaing sekaligus menangkap berbagai peluang baru.

Menurut Afriansyah, disrupsi teknologi dan transformasi industri mengubah peran sejumlah profesi.

Di sisi lain, dinamika dunia kerja melahirkan ragam profesi baru, seperti kreator konten, pekerja lepas (freelancer), dan pekerja berbasis platform digital.

Pewarta: Arnidhya Nur Zhafira
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Source: ANTARA · Arnidhya Nur Zhafira

At a glance

Topic
World
Country
🇮🇩 ID
Publisher language
ID
Added to Allnira