Moskow (ANTARA) - Wali Kota Milan Giuseppe Sala mengatakan jumlah personel kepolisian yang ditempatkan di jalan-jalan Kota Milan, Italia utara, selama aksi protes nasional akhir pekan lalu dinilai tidak memadai.

“Menurut saya jumlah polisi di jalan-jalan akhir pekan lalu tidak memadai. Oleh karena itu, saya tidak keberatan dengan pengerahan personel militer di Milan,” kata Sala kepada surat kabar Corriere della Sera, sebagaimana diwartakan pada Jumat.

Aksi protes berlangsung di sejumlah kota di Italia pada 17-18 Oktober. Milan dilanda aksi penjarahan dan vandalisme. Lebih dari 300 orang diamankan oleh kepolisian, dengan hampir 50 orang di antaranya kemudian ditangkap. Lebih dari 110 personel kepolisian terluka dalam bentrokan.

Otoritas Italia menyetujui pengerahan 500 personel militer di Milan untuk menjaga objek-objek vital dan meningkatkan patroli menyusul kerusuhan tersebut. Namun, menurut Sala, pengerahan pasukan itu harus bersifat sementara.

Sebuah dekret menetapkan masa penugasan selama tiga bulan.

“Kita bisa mendiskusikan apakah militer merupakan solusi terbaik, tetapi saya seorang pragmatis, sehingga saya bertanya: apakah kita memiliki alternatif? Jika ada, mari kita diskusikan. Namun, jika hanya usulan ini yang saya terima, bagaimana saya bisa mengatakan bahwa usulan tersebut tidak tepat?” ucap Sala.

Sala mengaitkan aksi protes tersebut dengan meningkatnya kesenjangan sosial dan ekonomi, terbatasnya mobilitas sosial, serta dampak media sosial terhadap kaum muda.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti

Baca juga: Macron larang aksi unjuk rasa kecuali serikat pekerja

Baca juga: Ribuan orang di Wina protes pemotongan anggaran pendidikan

Baca juga: Prancis tahan lebih 2.500 orang usai aksi unjuk rasa berakhir ricuh

Penerjemah: Kuntum Khaira Riswan
Editor: M Razi Rahman
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Source: ANTARA · Kuntum Khaira Riswan

At a glance

Topic
World
Country
🇮🇩 ID
Publisher language
ID
Added to Allnira