Washington (ANTARA) - Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) melaporkan letusan Gunung Kilauea di Hawaii mungkin akan terulang dalam beberapa hari atau pekan mendatang.
Pada Sabtu (17/10), USGS melaporkan fase baru letusan Gunung Kilauea dengan awan abu yang menjulang hingga sekitar 25.000 kaki di atas permukaan laut.
"Wilayah puncak Gunung Kilauea menunjukkan kemiringan akibat pembengkakan sejak berakhirnya episode ke-55 semburan lava pada 17 Oktober 2026, yang mengindikasikan bahwa episode semburan lava lainnya kemungkinan akan terjadi di dalam kaldera puncak dalam beberapa hari hingga pekan mendatang," demikian bunyi pernyataan tersebut.
Baca juga: Aliran lahar Mauna Loa dekati jalan raya utama di Hawaii
Meski demikian, para ahli belum dapat memastikan kapan episode erupsi berikutnya akan dimulai.
USGS menjelaskan terdapat penyimpangan dari pola aktivitas vulkanik yang biasanya terjadi di antara dua episode erupsi terakhir, sehingga diperlukan data tambahan untuk menyusun prakiraan lebih lanjut.
USGS menambahkan saat ini tidak ada ancaman terhadap kawasan permukiman maupun infrastruktur vital.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti
Baca juga: Studi: Tegangan tektonik capai tertinggi di sesar California Selatan
Penerjemah: Katriana
Editor: Fransiska Ninditya
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Source: ANTARA · Katriana
At a glance
- Topic
- World
- Country
- 🇮🇩 ID
- Publisher language
- ID
- Added to Allnira