Jakarta (ANTARA) - Universitas Borobudur resmi mengukuhkan Ahmad Redi sebagai Profesor Bidang Hukum Administrasi Negara pada Sabtu guna memperkuat komitmen terhadap pengembangan ilmu hukum, peningkatan kualitas pendidikan tinggi, serta pengabdian kepada masyarakat.

Dalam momentum pengukuhan tersebut, Prof Ahmad Redi menyampaikan bahwa pencapaian jabatan profesor harus dimaknai sebagai awal dari tanggung jawab akademik yang lebih besar.

"Pengukuhan sebagai profesor bukanlah akhir dari perjalanan akademik, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar. Saya memandang pencapaian ini sebagai amanah untuk terus belajar, mengembangkan ilmu pengetahuan, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat," katanya dalam keterangan di Jakarta, Sabtu.

Redi menilai, jabatan profesor merupakan pencapaian akademik yang mencerminkan perjalanan panjang dalam pengembangan keilmuan. Lebih dari sekadar pengakuan atas kompetensi akademik, pengukuhan ini juga membawa tanggung jawab untuk terus menghasilkan pemikiran, penelitian, dan kontribusi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat serta perkembangan hukum di Indonesia.

Menurut dia, Hukum Administrasi Negara memiliki peran strategis dalam memahami hubungan antara kewenangan pemerintahan, penyelenggaraan administrasi negara, perlindungan hak masyarakat, dan prinsip akuntabilitas dalam pengambilan keputusan publik.

Di tengah dinamika perubahan sosial, perkembangan teknologi, serta tuntutan terhadap tata kelola pemerintahan yang semakin transparan dan bertanggung jawab, pengembangan ilmu di bidang ini menjadi semakin penting.

"Saya berharap ilmu yang dikembangkan tidak hanya memperkaya khazanah akademik, tetapi juga dapat memberikan manfaat bagi kehidupan berbangsa dan bernegara, yang terpenting kedepannya akan banyak membawa manfaat bagi orang banyak," ujar Ahmad Redi.

Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada keluarga, para guru dan mentor, rekan sejawat, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan selama perjalanan akademiknya.

"Dukungan dan kepercayaan dari berbagai pihak merupakan bagian penting dari perjalanan ini. Saya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada keluarga, para guru, kolega, dan institusi yang telah memberikan ruang bagi proses belajar, bertumbuh, dan berkarya," ucap dia.

Ke depan, Ahmad Redi berharap pengembangan ilmu Hukum Administrasi Negara diharapkan semakin mampu menjawab tantangan penyelenggaraan pemerintahan modern. Hal tersebut mencakup penguatan prinsip legalitas, akuntabilitas, transparansi, kepastian hukum, serta perlindungan terhadap hak-hak masyarakat dalam pelaksanaan kewenangan pemerintahan.

Ia juga berharap dapat mengambil bagian dalam mendorong pengembangan pemikiran hukum yang tidak hanya kuat secara teoretis, tetapi juga relevan dengan persoalan nyata yang dihadapi masyarakat dan penyelenggara pemerintahan.

"Capaian ini menjadi motivasi bagi saya untuk terus menjaga integritas akademik serta memperluas manfaat ilmu pengetahuan bagi masyarakat," ucap Ahmad Redi.

Diketahui, acara ini juga dihadiri oleh Menko Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan RI Yusril Ihza Mahendra, Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin, Anggota Komisi VI DPR RI Darmadi Durianto, Wakil Menteri Pekerjaan Umum Diana Kusumastuti, Anggota Wantimpres Bambang Soesatyo, serta sejumlah tokoh publik lainnya.

Pewarta: Sean Filo Muhamad
Editor: Wuryanti Puspitasari
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Source: ANTARA · Sean Filo Muhamad

At a glance

Topic
World
Country
🇮🇩 ID
Publisher language
ID
Added to Allnira