Istanbul (ANTARA) - Wakil Presiden Amerika Serikat JD Vance pada Kamis menepis kemungkinan perang berkepanjangan di Iran dan menyatakan keyakinannya bahwa Presiden Donald Trump akan mencapai tujuan pemerintahannya.

“Masih ada banyak hal lain yang masih perlu kami kerjakan, tetapi satu hal yang bisa saya sampaikan, jika Anda khawatir akan terjadinya perang tanpa akhir lainnya, Donald Trump tidak akan pernah membiarkan ini menjadi perang tanpa akhir,” kata Vance kepada Fox News.

Ia menyoroti perbedaan antara mengkritik keterlibatan militer AS dalam petualangan militer di luar negeri dan menyatakan bahwa militer Amerika tidak boleh digunakan dalam keadaan apa pun.

“Dia akan mencapai tujuan-tujuan Amerika, dan setelah itu kami akan berfokus pada berbagai hal lain yang sedang kami kerjakan,” tambah Vance.

Pernyataan tersebut disampaikan di tengah ketegangan yang masih berlangsung antara Iran dan AS setelah konflik pecah pada 28 Februari, ketika Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran.

Teheran kemudian membalas dengan menargetkan Israel serta posisi-posisi militer AS di sejumlah negara Arab.

AS dan Iran menandatangani kesepakatan kerangka kerja pada Juni dan selanjutnya memulai perundingan.

Namun, pembicaraan tersebut kemudian akhirnya gagal akibat perbedaan pandangan mengenai kebebasan dan keamanan navigasi di Selat Hormuz, jalur penting bagi pengiriman energi dan barang global.

Sumber: Anadolu

Baca juga: Trump ingin "cari tahu" dengan siapa AS bernegosiasi soal Iran

Baca juga: AS minta negara Teluk bersiap hadapi kemungkinan serangan ke Iran

Penerjemah: Kuntum Khaira Riswan
Editor: M Razi Rahman
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Source: ANTARA · Kuntum Khaira Riswan

At a glance

Topic
World
Country
🇮🇩 ID
Publisher language
ID
Added to Allnira