Washington (ANTARA) - Presiden Donald Trump menyerukan agar Venezuela menjadi negara bagian ke-51 Amerika Serikat, dengan gubernur yang dipilih menggantikan presiden.
"Mari kita jadikan Venezuela sebagai negara bagian ke-51. Daripada presiden, kita akan mengadakan pemilihan untuk gubernur," kata Trump dalam kampanye di Texas, Selasa (27/10).
Saat ini, AS memiliki 50 negara bagian dan Trump berulang kali mengusulkan agar Kanada bergabung dengan AS, yang kadang-kadang dia mengatakan Kanada bisa jadi negara bagian ke-51.
Trump juga pernah mengajukan Greenland dan Venezuela sebagai calon potensial untuk menjadi negara bagian ke-51 AS.
Pada 3 Januari, AS melancarkan serangan militer besar-besaran terhadap Caracas, ibu kota Venezuela, yang berujung pada penculikan Presiden Nicolas Maduro dan istrinya, Cilia Flores.
Maduro dan istrinya lalu dibawa ke New York untuk diadili berdasarkan undang-undang AS atas tuduhan "narkoterorisme". Mahkamah Agung Venezuela kemudian menunjuk Delcy Rodriguez sebagai presiden sementara.
Sejak saat itu, AS mengendalikan industri minyak Venezuela secara ketat untuk mengalihkan aliran energinya dan melibatkan perusahaan-perusahaan AS dalam mengembangkan cadangan minyak guna membatasi pengaruh para pesaing.
Kedua negara telah sepakat memperluas keterlibatan AS dalam sektor minyak negara tersebut guna menghidupkan kembali produksi dan memodernisasi fasilitas.
Sumber: Sputnik
Baca juga: Trump temui Presiden Venezuela di PBB, perdana sejak penculikan Maduro
Baca juga: Trump sebut AS kini jadi produsen minyak terbesar di dunia
Penerjemah: Fransiska Ninditya
Editor: Rahmad Nasution
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Source: ANTARA · Fransiska Ninditya
At a glance
- Topic
- World
- Country
- 🇮🇩 ID
- Publisher language
- ID
- Added to Allnira