Jakarta (ANTARA) - PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) menegaskan bahwa seluruh armada menggunakan ban yang sesuai dengan standar keselamatan usai kualitas ban yang menjadi bahan perbincangan warganet hari ini.
"Menanggapi berbagai perbincangan di media sosial terkait kualitas ban, Transjakarta menegaskan dan mengklarifikasi bahwa seluruh armada menggunakan ban yang sesuai dengan standar keselamatan," kata Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani dalam keterangan resmi di Jakarta, Senin.
Dia mengatakan, Transjakarta melakukan perawatan, pemeriksaan tekanan, serta inspeksi komponen kendaraan secara dilakukan sebelum armada diizinkan beroperasi. Ini untuk menjamin kesesuaian dengan standar keamanan dan keselamatan armada bus Transjakarta.
Adapun mengenai bus Transjakarta yang mengalami pecah ban di dekat Halte Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (2/11), Ayu mengakui kondisi tersebut disebabkan material tajam.
"Hasil pemeriksaan teknis tim lapangan mengonfirmasi bahwa pecah ban disebabkan oleh material tajam berupa paku yang tertancap pada permukaan ban saat armada melintas," kata dia.
Dia mengatakan, petugas di lapangan mengevakuasi seluruh penumpang ke bus pengganti agar perjalanan mereka dapat dilanjutkan dengan aman.
"Kami memohon maaf atas gangguan perjalanan yang terjadi, khususnya untuk pelanggan bus yang mengalami insiden," kata Ayu.
Sebelumnya, dalam video yang beredar di media sosial, tampak warganet mengomentasi kualitas ban armada Transjakarta usai insiden pecah ban di dekat Halte Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat. Warganet diantaranya mengomentari soal penggunaan ban vulkanisir di armada tersebut.
Baca juga: Transjakarta: Operasional bus listrik lebih hemat 5 persen per km
Baca juga: DKI gandeng BUMN tuntaskan target 10 ribu bus listrik beroperasi 2030
Baca juga: DKI siap hadirkan bus rute Bundaran Senayan-Ancol saat "car free day"
Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Ade irma Junida
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Source: ANTARA · Lia Wanadriani Santosa
At a glance
- Topic
- World
- Country
- 🇮🇩 ID
- Publisher language
- ID
- Added to Allnira