Beijing (ANTARA) - Topan Champi yang menyebabkan gelombang badai telah memicu dua provinsi di China tenggara meningkatkan status darurat ke tingkat III.

Menurut laporan China Central Television (CCTV) pada Jumat yang mengutip Kementerian Sumber Daya Alam, tingkat tanggap darurat atas bencana alam itu diberlakukan di Provinsi Zhejiang dan Fujian.

Topan Champi telah menyebabkan gelombang badai setinggi antara 30 hingga 80 sentimeter di kawasan perairan mulai dari Provinsi Shanghai sampai Provinsi Fujian antara 22 dan 23 Oktober 2026.

Kementerian juga mengungkap gelombang laut setinggi 6 sampai 9 meter terjadi di bagian selatan Laut China Timur.

Otoritas telah mengarahkan sejumlah kapal laut serta pelaku usaha sektor maritim di perairan yang terdampak untuk meningkatkan kewaspadaan di tengah memburuknya kondisi laut.

China memiliki empat tingkat sistem peringatan cuaca, dengan tingkat I sebagai tingkat bahaya tertinggi, ditandai dengan warna merah. Semakin rendah ancaman bahayanya, tanda warna secara beruntun menjadi jingga, kuning, dan biru.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti

Baca juga: Satelit meteorologi China lacak topan Dolphin

Baca juga: Hujan lebat mengancam, Beijing aktifkan respons kendali banjir

Baca juga: Topan Dolphin picu evakuasi 1,5 juta warga di pesisir China timur

Penerjemah: Bayu Prasetyo
Editor: M Razi Rahman
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Source: ANTARA · Bayu Prasetyo

At a glance

Topic
World
Country
🇮🇩 ID
Publisher language
ID
Added to Allnira