Jakarta (ANTARA) - Kepala Staf TNI AL (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali berencana melatih para pilot helikopter dari Pusat Penerbang Angkatan Laut (Puspenerbal) untuk melakukan operasi water bombing agar bisa diterjunkan menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

"Kita melatih penerbang heli kita untuk membawa water bucket juga. Jadi bukan hanya heli-heli Angkatan Udara, tapi heli-heli Angkatan Laut juga bisa membantu (padamkan karhutla)," kata Ali saat jumpa pers di atas KRI Sriwijaya-100 saat bersandar di Dermaga 107, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu.

Menurut Ali, pihaknya perlu terlibat dalam membantu menangani karhutla agar proses pemadaman titik api di beberapa lokasi bisa lebih maksimal.

Pihaknya, kata Ali, juga mempunyai beberapa helikopter yang memadai untuk menjalankan operasi water bombing ataupun pemantauan titik api dari udara.

Selain mengerahkan helikopter, Ali juga tidak menutup kemungkinan akan mengerahkan kapal induk KRI Sriwijaya-100 untuk operasi penanganan karhutla.

Dia menyampaikan kapal induk pertama RI itu bisa dijadikan sebagai pangkalan helikopter terdekat dari lokasi karhutla.

"Jadi helikopter bisa dari sini (KRI Sriwijaya-100), bisa dari pangkalan bisa. Nanti kita lihat mana yang lebih efisien dan efektif," terang Ali.

Baca juga: Presiden beri penghargaan AL karena berhasil tangani narkoba dan KKB

Baca juga: TNI AL tingkatkan intensitas latihan helikopter di KRI Sriwijaya-100

Baca juga: TNI perkuat persatuan lewat upacara Hari Sumpah Pemuda di KRI SWJ-100

Pewarta: Walda Marison
Editor: La Ode Masrafi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Source: ANTARA · Walda Marison

At a glance

Topic
World
Country
🇮🇩 ID
Publisher language
ID
Added to Allnira