Jakarta (ANTARA) - Pernah melihat iklan produk perawatan rambut yang mengklaim bisa membuat rambut tumbuh lebih cepat dan panjang dalam waktu singkat?
Faktanya, ternyata rambut tidak bisa tumbuh lebih cepat melebihi kecepatan alaminya. Walaupun pertumbuhan rambut tidak bisa dipercepat begitu saja, tetapi ada beberapa cara yang bisa membantu menjaga rambut tetap sehat. Simak penjelasannya di bawah ini.
Bisakah pertumbuhan rambut dipercepat?
Kecepatan pertumbuhan setiap helai rambut tidak bisa diatur. Meski begitu, jumlah folikel yang berada dalam fase pertumbuhan dan lamanya fase tersebut bisa memengaruhi pertumbuhan rambut.
Jadi, rambut bisa terus tumbuh selama folikelnya masih aktif tetapi prosesnya tidak bisa dipercepat melebihi kecepatan alaminya.
Baca juga: Tips menjaga kulit kepala tetap sehat selama memakai penutup kepala
Baca juga: Kenali teknik "sandwich shampo" untuk rambut lebih sehat dan berkilau
Lalu, apa faktor yang memengaruhi pertumbuhan rambut?
Setiap orang mempunyai kondisi rambut yang berbeda. Medical News Today menyebutkan ada beberapa faktor yang memengaruhi kecepatan pertumbuhan rambut, yaitu:
- Genetik yang diwariskan dari orang tua bisa berpengaruh pada kecepatan pertumbuhan rambut.
- Rambut laki-laki biasanya lebih cepat tumbuh dibandingkan rambut perempuan.
- Bertambahnya usia akan membuat beberapa folikel rambut juga tidak aktif, sehingga rambut akan lebih tipis atau mengalami kebotakan.
- Memiliki asupan nutrisi yang cukup bisa membuat rambut lebih cepat tumbuh dan baik untuk kesehatan rambut.
Tips menumbuhkan rambut yang sehat
Rambut mungkin tidak bisa tumbuh lebih cepat dari kecepatan alaminya. Tetapi jangan khawatir karena ada beberapa cara untuk menjaga rambut tetap sehat dan mengurangi kerontokan.
Nutrisi yang cukup
Kekurangan nutrisi bisa membuat rambut lebih mudah rontok atau mudah patah. Mulailah untuk memenuhi nutrisi sehari-hari dengan memperbanyak asupan makanan yang mengandung niasin, zat besi, zinc, asam folat, dan vitamin A, B, C, D, E.
Kurangi stres
Menurut Cleveland Clinic, stres bisa membuat hormon kortisol melonjak yang bisa menyebabkan rambut menjadi rontok. Cobalah untuk mengurangi stres dengan meditasi, berolahraga, relaksasi, atau latihan pernapasan.
Baca juga: Cara ketahui rambut rontok membutuhkan perawatan yang lebih sehat
Gunakan kondisioner
WebMD menyarankan untuk menggunakan kondisioner setelah keramas dengan sampo. Kondisioner bukan hanya bisa membuat rambut lebih mudah diatur, tetapi juga bisa memperkuat rambut dan melindunginya dari paparan sinar UV matahari.
Potong ujung rambut
Memotong ujung rambut bisa mencegah rambut patah atau bercabang. Rambut bercabang tidak boleh didiamkan karena bisa merambat ke batang rambut lainnya yang membuat rambut menjadi rentan patah dan sulit panjang.
Kurangi penggunaan alat styling
Terlalu sering menggunakan alat styling bersuhu panas, seperti hair dryer dan alat catokan bisa membuat rambut mudah rusak. Jika tetap ingin menggunakannya, gunakan produk pelindung panas terlebih dahulu sebelum menggunakan alat styling.
Hindari mewarnai rambut
Menggunakan pewarna rambut, khususnya yang permanen bisa menyebabkan kerusakan rambut tingkat tinggi. Bahan kimia tersebut bisa membuat rambut menjadi lemah dan mudah rontok.
Pakai sarung bantal satin
Menggunakan sarung bantal berbahan satin bisa mengurangi gesekan pada rambut saat tidur. Kondisi ini mencegah rambut menjadi kusut, patah, atau mengembang. Menggunakan bahan satin juga lebih lembut dan nyaman untuk tidur.
Baca juga: Cara mandi yang tepat untuk jaga mikrobioma kulit tetap sehat
Baca juga: Sering catokan tak hanya bikin rambut rusak, ini risikonya
Baca juga: 7 makanan agar rambut sehat dan tidak mudah rontok
Pewarta: Raissa Kusuma Hapsari
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
Copyright ยฉ ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Source: ANTARA ยท Raissa Kusuma Hapsari
At a glance
- Topic
- World
- Country
- ๐ฎ๐ฉ ID
- Publisher language
- ID
- Added to Allnira