Jakarta (ANTARA) - Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta mencatat tingkat penghunian kamar (TPK) hotel bintang di Jakarta mencapai 58,18 persen pada September 2026, naik sebesar 2,30 persen secara bulanan jika dibandingkan dengan Agustus 2026.
"TPK hotel klasifikasi bintang pada September 2026 mencapai 58,18 persen. Angka ini naik 2,30 persen poin secara bulanan dan 5,15 persen poin secara tahunannya," kata Kepala BPS DKI Jakarta Kadarmanto di Jakarta, Senin.
Merujuk data BPS RI, TPK hotel bintang tersebut menduduki peringkat kedua se-Indonesia, setelah Bali yang mencatatkan angka sebesar 66,42 persen.
Sementara untuk TPK hotel nonbintang pada September 2026 sebesar 39,32 persen, turun secara bulanan dan tahunan masing-masing sebesar 2,51 persen poin dan 0,73 persen poin.
Baca juga: Inflasi tahunan Jakarta pada Oktober 2026 disumbang kelompok makanan-minuman
Selanjutnya, rata-rata lama menginap tamu (RLMT) hotel bintang sebesar 1,61 malam atau antara 1 dan 2 malam.
"Angka ini juga turun 0,01 poin secara bulanan, tetapi naik 0,06 poin secara tahunannya," tutur Kadarmanto.
Sedangkan, RLMT untuk hotel nonbintang dan akomodasi lainnya sebesar 1,35 malam, naik sebesar 0,01 poin dibandingkan bulan sebelumnya, namun secara tahunan turun sebesar 0,02 poin.
Berdasarkan proporsinya, tamu hotel bintang didominasi tamu Indonesia dengan proporsi sebesar 88,84 persen, sedangkan tamu asing tercatat sebesar 11,16 persen.
Kemudian, berdasarkan preferensi kelas hotel, hotel bintang tiga menjadi pilihan utama bagi tamu Indonesia, dengan proporsi sebesar 34,82 persen.
Sementara itu, tamu asing cenderung memilih hotel bintang empat, dengan proporsi mencapai 40,95 persen.
Baca juga: Inflasi Jakarta pada Oktober 2026 tercatat 0,13 persen
Baca juga: BPS DKI: Lama menginap tamu hotel di Jakarta capai 1,6 malam
Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Source: ANTARA · Lia Wanadriani Santosa
At a glance
- Topic
- World
- Country
- 🇮🇩 ID
- Publisher language
- ID
- Added to Allnira