Jakarta (ANTARA) - Tim Indonesia mengawali perjuangan pada Youth Olympic Dakar 2026 di Senegal dengan hasil positif usai mencatatkan kemenangan dari cabang olahraga wushu, akuatik, dan bulu tangkis.

“Alhamdulillah, wushu, renang, dan bulu tangkis mampu mengawali perjuangan dengan hasil positif," kata Chef de Mission Kontingen Indonesia untuk Youth Olympic Dakar 2026 Ita Yuliati dalam keterangan resmi Komite Olimpiade Indonesia (KOI) di Jakarta, Senin.

Atlet wushu Asael Christo Jacob Rondonuwu mampu menempati ranking kedua klasemen sementara pada nomor changquan (jurus tangan kosong) dengan nilai 9.300.

Ita menjelaskan bahwa Asael tampil meyakinkan dalam debutnya yang juga menjadi momen bersejarah karena wushu untuk pertama kalinya dipertandingkan di Youth Olympic.

Hasil menjanjikan juga diraih perenang Michelle Surjadi Fang yang berhasil melaju ke final nomor 100 meter gaya kupu-kupu putri.

Michelle mengakhiri perlombaan di peringkat kelima dengan catatan waktu 1 menit 01,33 detik, sekaligus memperbaiki waktunya pada babak penyisihan yang sebelumnya tercatat 1 menit 01,50 detik.

Atlet renang menghadapi tantangan yang cukup besar karena pertandingan berlangsung di kolam terbuka dengan cuaca panas yang memengaruhi temperatur air. World Aquatics bahkan sempat melakukan penyesuaian jadwal karena kondisi kolam. Namun, Michelle dan Reynard tetap mampu memberikan penampilan terbaik.

Sementara dari bulu tangkis, pebulu tangkis Miftaqul Putri Ayudis juga tampil meyakinkan dan bahkan mendapat dukungan dari suporter tuan rumah.

Ia mengamankan poin pertama di fase Grup H usai menang atas How Hong Elsa (Mauritius) dua gim langsung 21-17, 21-14.

Baca juga: Dinov dan Michelle pimpin Parade Tim Indonesia di pembukaan YOG 2026

Sementara itu, Asael mengaku hasil yang diraihnya pada rangkaian Changquan menjadi tambahan motivasi untuk menghadapi pertandingan berikutnya.

Ia mengaku merasa senang dan bangga merasakan debut pada pesta multicabang olahraga atlet remaja terbesar dunia. Setelah memetik kemenangan pada laga pertama, Asael pun kembali memusatkan fokusnya untuk pertandingan berikutnya.

Kegembiraan serupa dirasakan Michelle yang mendapatkan pengalaman berharga saat bersaing dengan perenang muda dari berbagai negara.

Pengalaman tersebut menjadi bekal untuk menghadapi dua nomor berikutnya, yakni 50 meter gaya kupu-kupu putri pada 4 November dan 200 meter gaya kupu-kupu putri pada 6 November.

Bagi Michelle, bersaing dalam kompetisi itu merupakan pengalaman yang sangat baru. Ia merasa senang bersaing dengan atlet-atlet dari berbagai negara seperti Rusia, AS, dan Jepang.

"Mereka adalah lawan-lawan baru bagi saya, sehingga banyak pengalaman dan hal baru yang bisa saya pelajari, termasuk mengenal budaya di sini," kata Michelle.

Sementara itu, perenang putra Reynard Delian Purwanto menyelesaikan nomor 100 meter gaya kupu-kupu putra di posisi keenam pada babak penyisihannya dengan catatan waktu 58,24 detik.

Dari cabang bulu tangkis, Rayhan Pandu Aksara harus mengakui keunggulan wakil China Tian Yue Hong dengan skor 19-21, 22-20, 16-21. Meski belum berhasil mengamankan kemenangan, Rayhan mampu memberikan perlawanan ketat sepanjang pertandingan.

Baca juga: Fisik sudah siap, Rayhan Pandu fokus asah teknik jelang YOG 2026

Baca juga: Bidik hasil terbaik di YOG 2026, Sashenka tambah latihan mandiri

Tim Indonesia dijadwalkan akan tampil di tiga cabang olahraga, yaitu wushu, judo, dan bulu tangkis. Adalah pejudo Sashenka Cahaya Fatimah yang akan turun di nomor -63 kg putri, atlet wushu Asael yang akan berlaga di nomor Gunshu, serta pebulu tangkis yaitu Reynard dan Ayu yang masih akan melanjutkan babak kualifikasi.

Pewarta: Aloysius Lewokeda
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Source: ANTARA · Aloysius Lewokeda

At a glance

Topic
World
Country
🇮🇩 ID
Publisher language
ID
Added to Allnira