Jakarta (ANTARA) - Turnamen bulu tangkis beregu MilkLife Superliga Junior 2026 menerapkan sistem penghitungan skor 3x15 sebagai bagian dari persiapan menghadapi perubahan aturan Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) yang mulai berlaku pada 4 Januari 2027.

Penerapan sistem tersebut dilakukan pada kejuaraan yang berlangsung di GOR Djarum, Kudus, Jawa Tengah pada 2–8 November dengan melibatkan 707 pebulu tangkis muda dari delapan negara.

"Meski BWF baru akan menerapkannya pada Januari 2027, tetapi kami sudah mulai menguji coba sistem ini. Tujuannya untuk membantu para pemain muda beradaptasi lebih cepat terhadap sistem durasi permainan yang lebih pendek," kata Direktur Superliga Achmad Budiharto dalam keterangan resmi, Senin.

Melalui sistem 3x15, pertandingan tetap menggunakan format maksimal tiga gim, tetapi setiap gim dimainkan hingga 15 poin, menggantikan sistem 21 poin yang selama ini digunakan.

Perubahan tersebut telah mendapat persetujuan dalam rapat tahunan BWF pada April sebagai bagian dari upaya menyesuaikan durasi pertandingan serta meningkatkan intensitas persaingan.

Baca juga: PB Djarum targetkan China, Jepang, India ikut Superliga Junior 2026

Budiharto menilai pengenalan sistem baru sejak tingkat junior penting agar para pemain dapat menyesuaikan pola permainan dan pengambilan keputusan dalam pertandingan yang berlangsung lebih singkat.

Selain memperkenalkan sistem skor baru, penyelenggara juga memperluas kesempatan bertanding bagi klub-klub mancanegara dengan melibatkan peserta asing pada kategori U15.

Sebelumnya, keterlibatan klub luar negeri hanya mencakup kelompok umur U17 dan U19.

Sementara itu, Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation Yoppy Rosimin mengatakan pertandingan beregu sejak usia muda juga menjadi sarana untuk membentuk ketahanan mental pemain.

"Kami menginisiasi penyelenggaraan turnamen beregu dari berbagai kelompok usia di MilkLife Superliga Junior ini karena ajang kompetisi beregu di tingkat internasional sangat minim di level junior," ujar Yoppy.

Menurut Yoppy, pengalaman menghadapi tekanan dalam pertandingan beregu menjadi bekal penting bagi para atlet ketika kelak memperkuat Indonesia pada kejuaraan internasional.

Superliga Junior 2026 mempertandingkan delapan kategori beregu putra dan putri pada kelompok umur U13, U15, U17, dan U19.

Baca juga: PBSI ingatkan pemain tak terlena hasil positif tur Eropa

Baca juga: Jafar/Rinjani langsung hadapi unggulan Jepang di Korea Open

Pewarta: Muhammad Ramdan
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Source: ANTARA · Muhammad Ramdan

At a glance

Topic
World
Country
🇮🇩 ID
Publisher language
ID
Added to Allnira