Medan (ANTARA) - Provinsi Sumatera Utara (Sumut) terus memperkuat pasar ekspor komoditas unggulan daerah di sektor perikanan dan pertanian senilai total Rp258,96 miliar lebih menembus pasar internasional.

"Kali ini, komoditas unggulan Sumut senilai total Rp258,9 miliar dikirim ke berbagai negara," ujar Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumut Timur Tumanggor mendampingi Kepala Badan Karantina Indonesia (Barantin) Abdul Kadir Karding di Kompleks MMTC, Jalan Willem Iskandar, Deli Serdang, Sumatera Utara, Kamis.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut, lanjut dia, terus berupaya mendorong peningkatan berbagai sektor yang mampu memberikan nilai tambah bagi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.

Adapun komoditas perikanan yang diekspor itu, di antaranya sarang burung walet senilai Rp11,22 miliar dengan volume 625,94 kilogram, dan kepiting bakau senilai Rp745 juta sebanyak 18.400 ekor atau 4.600 kilogram dengan tujuan Tiongkok.

Sementara komoditas pertanian, seperti kopi, pinang, buah pala, bunga, dan lainnya total senilai Rp247 miliar lebih dengan volume mencapai 9.552.899 kilogram dikirim ke 16 negara.

"Hari ini sangat besar nilai ekspornya, baik sarang walet, perikanan, kopi, pinang dan lainnya. Bukan hanya sekadar jumlahnya yang besar, melainkan juga Sumatera Utara mampu bersaing di pasar internasional," kata Timur menjelaskan.

Menurut dia, peningkatan ekspor tersebut sejalan dengan harapan Gubernur Sumut Bobby Afif Nasution untuk memperkuat perekonomian masyarakat, dan sekaligus meningkatkan daya saing Sumut.

"Hal ini juga menjadi perhatian dalam pertemuan kepala daerah Indonesia, Malaysia, dan Thailand beberapa waktu lalu. Mengingat Sumut memiliki posisi strategis sebagai salah satu barometer perekonomian di Sumatera," kata Timur.

Pihaknya juga berharap aktivitas ekspor impor di Sumatera Utara ini terus didukung kepastian hukum dan harga, selain pemenuhan kualitas serta standar mutu komoditas.

"Dengan demikian, kepercayaan negara lain terhadap produk Indonesia, khususnya berasal dari Sumut akan semakin meningkat," ujar dia.

Kepala Barantin Abdul Kadir Karding mengapresiasi besarnya nilai ekspor berbagai komoditas unggulan daerah di sektor perikanan maupun pertanian asal Sumatera Utara.

Menurut dia, nilai ekspor senilai Rp258,96 miliar lebih merupakan angka yang sangat besar, dan menunjukkan kuatnya potensi komoditas unggulan Sumatera Utara di pasar internasional.

"Tentu Badan Karantina Indonesia sangat mengapresiasi kegiatan seperti ini, karena membantu bagi pertumbuhan ekonomi, sekaligus juga pendapatan masyarakat serta pendapatan daerah," kata Karding

Pewarta: Muhammad Said
Editor: Virna P Setyorini
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Source: ANTARA · Muhammad Said

At a glance

Topic
World
Country
🇮🇩 ID
Publisher language
ID
Added to Allnira