Moskow (ANTARA) - Otoritas Sudan mengeklaim telah memiliki bukti yang tak terbantahkan tentang keterlibatan militer dari negara asing yang memihak Pasukan Dukungan Cepat (RSF) untuk melawan tentara resmi Sudan dalam konflik bersenjata.

Hal ini disampaikan Menteri Luar Negeri Sudan Mohi El-Din Salem kepada RIA Novosti.

"Ini adalah isu yang sangat penting. Kami mengantongi bukti yang tidak dapat dibantah, bukti fisik," kata Salem menanggapi pertanyaan mengenai kebenaran akan laporan media tentang adanya keberadaan instruktur asal Ukraina yang melatih petempur RSF.

Menlu menambahkan bahwa banyak lembaga penelitian internasional, termasuk dari negara-negara Barat seperti Universitas Yale, juga telah mengonfirmasi fakta-fakta tersebut.

"Dengan demikian, bukti keterlibatan warga Ukraina, Kolombia, dan warga negara asing lainnya dalam perang ini benar-benar tidak dapat dibantah," katanya.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti

Baca juga: Sudan kembali tegaskan komitmennya pada larangan senjata kimia

Baca juga: OCHA: 33,7 juta orang di Sudan membutuhkan bantuan kemanusiaan

Baca juga: PBB: Kekerasan kian bebani warga sipil Sudan di tengah guncangan iklim

Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: M Razi Rahman
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Source: ANTARA · Asri Mayang Sari

At a glance

Topic
World
Country
🇮🇩 ID
Publisher language
ID
Added to Allnira