Jakarta (ANTARA) - Huawei dikabarkan tengah menyiapkan submerek bernama Starlight dan kemungkinan ponsel yang akan dirilis pertama kalinya dalam jenama itu adalah model wide candybar dengan layar 6,3 inci (16 cm).

Selain model yang dipilih, bocoran terbaru menunjukkan ponsel pintar itu nantinya bakal dibekali dengan chip dari Kirin 9 series.

Mengutip laporan Gizmochina, Kamis (29/10), bocoran terbaru datang dari pembocor teknologi Digital Chat Station (DCS).

Kabar baru ini melengkapi bocoran yang sebelumnya sudah tersebar bahwa merek ini bakal menjual ponsel dengan harga terjangkau dan diprioritaskan untuk penjualan secara daring.

Baca juga: Huawei Pura X View terjual hampir 450 ribu unit sebulan sejak debut

Selain chip Kirin 9 series, kemungkinan ponsel Starlight dari Huawei itu juga bakal menghadirkan ponsel dengan dapur pacu Kirin 8 series.

Informasi anyar dari DCS memberikan petunjuk pertama tentang gambaran ponsel perdana dari jenama Starlight ini.

DCS juga menyebutkan prototipe dari ponsel tersebut telah dilengkapi dengan RAM 16GB dan ROM 1 TB. Meski begitu detail tersebut tidak dapat dijadikan acuan untuk produk yang dijual ke publik karena produsen teknologi memang sering menggunakan konfigurasi kelas atas untuk pengujian internal.

Baca juga: Huawei Pura X View hadir dengan layar lebar dan baterai 7.000 mAh

Opsi penyimpanan 1TB juga terasa tidak normal mengingat target dari ponsel pintar ini adalah pembeli dengan anggaran yang ramah di kantong.

Detail lainnya masih belum terungkap termasuk nama ponsel, harga, konfigurasi kamera, serta kapasitas baterai. Huawei sendiri memang belum secara resmi mengkonfirmasi rencana peluncuran submerek Starlight.

Apabila benar-benar dirilis, sebenarnya hal itu bukan sesuatu yang aneh mengingat Huawei sudah memiliki dasar pengembangan produk untuk model serupa lewat kehadiran Pura X View.

Baca juga: Huawei tunjukkan tampilan dan fitur unggulan Pura X View

Pura X View bahkan adalah pionir ponsel candybar dengan layar yang lebar di dunia. Setelah diluncurkan, ponsel ini terjual lebih dari 180.000 unit di hari pertama debutnya di China.

Setelahnya model tersebut diadaptasi oleh merek-merek lokal China yang lebih kecil seperti DOOGEE maupun Coolpad.

Baca juga: Oppo dikabarkan kembangkan "Find X10 Pro mini" dengan layar lebar

Jika bocoran tersebut akurat mengenai rencana Huawei menggunakan format yang sama pada lini yang lebih murah, maka ini akan memberikan Starlight identitas perangkat keras yang jelas sejak hari pertama.

Selain metode penjualan daring dan harga terjangkau, itu artinya ponsel ini juga menawarkan model yang berbeda dari kebanyakan produsen ponsel pintar lainnya.

Baca juga: Huawei Pura 90 Plus debut dengan chip Kirin 9025 dan baterai 5.700mAh

Penerjemah: Livia Kristianti
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Source: ANTARA · Livia Kristianti

At a glance

Topic
World
Country
🇮🇩 ID
Publisher language
ID
Added to Allnira