Penyiapan kompensasi tersebut menjadi bagian dari kegiatan yang berjalan seiring dengan pengembangan proyek yang dikelola Inpex Masela Ltd tersebut.

Jakarta (ANTARA) - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) memastikan kompensasi bagi masyarakat yang terdampak pengembangan proyek gas alam cair (LNG) Abadi di Blok Masela, Maluku.

Dalam upacara penyelesaian front-end engineering design (FEED) proyek LNG Abadi Masela, di Jakarta, Selasa, Kepala SKK Migas Djoko Siswanto mengatakan penyiapan kompensasi tersebut menjadi bagian dari kegiatan yang berjalan seiring dengan pengembangan proyek yang dikelola Inpex Masela Ltd tersebut.

Djoko mengungkapkan kegiatan di sekitar proyek saat ini sudah mencakup pembangunan pagar perimeter dan jalan.

Ia menyampaikan bahwa pihaknya terus mengawal proyek tersebut agar dapat on stream secepatnya termasuk terkait kompensasi sosial masyarakat di area terdampak.

“Kami berharap penyelesaian seluruh pekerjaan FEED proyek LNJ Abadi ini menjadi fondasi yang kokoh untuk mempercepat langkah kita menuju final investment decision (FID) dan selanjutnya ke tahapan konstruksi,” ujar Djoko.

Djoko menyampaikan bahwa proyek Abadi Masela dengan nilai investasi sekitar 22 miliar dolar Amerika Serikat (AS) itu dirancang untuk menghasilkan gas sebesar 1.380 juta kaki kubik standar per hari (MMSCFD), dengan kapasitas produksi LNG sebesar 9,5 juta ton per tahun.

Proyek tersebut juga dirancang menyalurkan 100 MMSCFD gas ke pasar domestik serta menghasilkan kondensat sebanyak 35.000 barel per hari.

Sementara itu, perusahaan energi asal Jepang, Inpex, telah menyelesaikan desain rekayasa awal (front-end engineering design/FEED) proyek Abadi Masela pada Oktober 2026. Keputusan investasi atau FID ditargetkan dapat dicapai pada Januari 2027.

Adapun proyek strategis LNG di Blok Masela, Kepulauan Tanimbar, Maluku, telah memulai tahap pembangunan yang ditandai dengan peletakan batu pertama (groundbreaking) oleh Presiden Prabowo Subianto pada 16 Juli 2026.

Baca juga: SKK Migas awasi INPEX memastikan masyarakat lokal terlibat Blok Masela

Baca juga: Pemprov Maluku imbau warga waspadai hoaks lowongan kerja Blok Masela

Pewarta: Shofi Ayudiana
Editor: Budisantoso Budiman
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Source: ANTARA · Shofi Ayudiana

At a glance

Topic
World
Country
🇮🇩 ID
Publisher language
ID
Added to Allnira