Jakarta (ANTARA) - Klinik tumbuh kembang anak berbasis terapi alam Sensory Land Kids mencatat sebanyak 2.100 anak terdaftar selama satu tahun perjalanannya dalam memberikan layanan pendampingan di Jakarta.
Founder & Chief Executive Officer Sensory Land Kids Fitria Al Habsyi mengungkapkan capaian tersebut menjadi refleksi dari pentingnya keterlibatan lingkungan alam dan penanganan multidisiplin dalam mendukung proses tumbuh kembang anak.
“Dalam satu tahun ini, Sensory Land Kids telah mencatat 2100 anak terdaftar, sebagai salah satu komitmen untuk menyediakan layanan tumbuh kembang sesuai kebutuhan setiap anak,” ujar Fitria saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin.
Dia mengatakan layanan tumbuh kembang yang disediakan itu mencakup penanganan terpadu untuk anak-anak dengan berbagai kebutuhan khusus dan gangguan perkembangan, di antaranya Autism Spectrum Disorder (ASD), Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD), keterlambatan bicara (speech delay), serta gangguan integrasi sensori.
"Dalam operasionalnya, pendekatan terapi menggabungkan prosedur berbasis bukti (evidence-based) dengan ruang eksplorasi alam terbuka," kata Fitria.
Baca juga: Pramono apresiasi hadirnya klinik "Sensory Land Kids" di Jakarta
Proses intervensi tersebut, kata dia, didukung oleh tim profesional yang terdiri dari dokter spesialis anak, psikolog, serta terapis bersertifikat.
"Beberapa fasilitas pendukung yang disediakan untuk merangsang sensorik dan motorik anak meliputi Aviary Outdoor, Sky Garden, Ruang Sensori Integrasi, Ruang Snoezelen, serta area terapi khusus lainnya," tutur Fitria.
Memperingati perjalanan satu tahunnya, klinik yang berlokasi di Jakarta itu menggelar kegiatan edukatif dan eksplorasi bertajuk Magical Anniversary Adventures pada Minggu (18/10).
Kegiatan yang dihadiri 215 peserta tersebut dirancang untuk menguji keterampilan motorik, keberanian, dan interaksi sosial anak melalui rangkaian simulasi petualangan dan permainan tematik.
"Selain aktivitas untuk anak, acara tersebut juga melibatkan peran aktif orang tua melalui kegiatan kolaboratif guna memperkuat ikatan keluarga," terang Fitria.
Melalui momentum tersebut, pihaknya menegaskan komitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan klinis, kapasitas tenaga profesional, serta memperkuat keterlibatan keluarga dalam pendampingan anak.
Baca juga: DKI terus tingkatkan cakupan imunisasi anak agar capai 90 persen
Baca juga: Jadi kota pelajar, ikhtiar DKI lepaskan anak dari belenggu kemiskinan
Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Source: ANTARA · Redemptus Elyonai Risky Syukur
At a glance
- Topic
- World
- Country
- 🇮🇩 ID
- Publisher language
- ID
- Added to Allnira