Bandarlampung (ANTARA) - Senat Universitas Lampung (Unila) resmi menetapkan tiga nama Calon Rektor periode 2027–2031 usai menggelar rapat senat pemungutan suara yang berlangsung di Ruang Sidang Utama Gedung Rektorat Unila.

"Setelah penetapan tiga calon rektor ini, seluruh berkas hasil rapat senat akan segera disampaikan ke Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) di Jakarta," kata ​Ketua Panitia Pemilihan Rektor Unila Prof. Muhammad Akib di Bandarlampung, Kamis.

Ia menyebutkan bahwa tiga nama bakal calon rektor ini yakni Akademisi Fakultas Hukum Unila Dr. Budiyono keluar sebagai peraih suara terbanyak dengan mengantongi 22 suara dari total 47 anggota senat yang hadir dan menggunakan hak pilihnya.

​Posisi kedua diraih oleh Prof. Warsito dengan perolehan 15 suara, disusul oleh Prof. Dr. dr. Asep Sukohar yang mengamankan 7 suara.

Baca juga: ULM tetapkan tiga calon rektor periode 2026-2030

"Tiga nama ini berhasil menyisihkan tiga Bakal Calon Rektor (Bacarek) lainnya dalam tahap penjaringan," kata dia.

​Ia mengatakan bahwa usai pemungutan suara, ketiga calon rektor langsung melakukan pengundian nomor urut untuk melangkah ke kontestasi tahap akhir.

"Hasil pengundian menetapkan Prof. Asep Sukohar pada nomor urut 1, Prof. Warsito pada nomor urut 2, dan Dr. Budiyono pada nomor urut 3," kata dia.

Ia mengatakan bahwa pada putaran final mendatang, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi akan terlibat langsung dalam menentukan pimpinan tertinggi Unila dengan memegang 35 persen hak suara dari total keseluruhan pemilih.

"Sementara itu, 65 persen suara sisanya tetap menjadi milik anggota Senat Unila," kata dia.

Baca juga: Undiksha tunda tahapan pemilihan rektor sesuaikan tata kelola PTN-BH

Baca juga: Wamendiktisaintek: Rektor harus bawa kampus berdampak bagi masyarakat

Pewarta: Dian Hadiyatna
Editor: Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Source: ANTARA · Dian Hadiyatna

At a glance

Topic
Politics
Country
🇮🇩 ID
Publisher language
ID
Added to Allnira