PBB/New York (ANTARA) - Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres pada Kamis menyebut serangan Houthi terhadap sasaran sipil di Arab Saudi sebagai tindakan yang "sama sekali tidak dapat diterima" dan mengatakan serangan tersebut semakin memperburuk ketegangan regional.

"Kami melihat serangan Houthi yang terus berlanjut terhadap sasaran sipil di Arab Saudi, yang sama sekali tidak dapat diterima. Semua ini menimbulkan penderitaan luar biasa bagi warga sipil dan menambah ketegangan regional. Ratusan ribu orang di Yaman dipaksa mengungsi dan kebutuhan kemanusiaan terus meningkat," kata Guterres kepada wartawan.

Sebelumnya pada Rabu (21/10), Juru Bicara Departemen Luar Negeri AS Tommy Pigott mengatakan bahwa Amerika Serikat telah memerintahkan pemulangan pegawai pemerintah yang tidak bertugas dalam keadaan darurat dari Arab Saudi.

Bentrokan antara gerakan Houthi di Yaman dan pasukan yang loyal kepada pemerintah Yaman yang didukung Arab Saudi kembali terjadi pada Agustus setelah mereda selama empat tahun.

Bentrokan tersebut kembali pecah setelah Houthi menyerang kapal tanker Arab Saudi di Laut Merah sebagai balasan atas serangan terhadap bandara Sanaa.

Houthi juga menyatakan wilayah udara di atas Arab Saudi, kecuali wilayah udara di atas Makkah dan Madinah, sebagai zona operasi militer.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti

Baca juga: Houthi serang Bandara Internasional Riyan Yaman

​​​​​​​Baca juga: Yaman minta masyarakat internasional desak Houthi buka blokade

Baca juga: Serangan Houthi berlanjut, negara-negara Teluk bahas kesiapan militer

Penerjemah: Katriana
Editor: M Razi Rahman
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Source: ANTARA · Katriana

At a glance

Topic
World
Country
🇮🇩 ID
Publisher language
ID
Added to Allnira