- Selasa, 3 November 2026 19:14 WIB
Foto udara tumpukan sampah mencemari pantai Dadap, Juntinyuat, Indramayu, Jawa Barat, Selasa (3/11/2026). Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mencatat sedikitnya 19 juta ton sampah mencemari laut Indonesia setiap tahun yang dapat memicu kerusakan ekosistem pesisir seperti terumbu karang, mangrove serta menurunnya populasi ikan di Laut. ANTARA FOTO/Dedi Suwidiantoro/YU
Foto udara tumpukan sampah mencemari pantai Dadap, Juntinyuat, Indramayu, Jawa Barat, Selasa (3/11/2026). Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mencatat sedikitnya 19 juta ton sampah mencemari laut Indonesia setiap tahun yang dapat memicu kerusakan ekosistem pesisir seperti terumbu karang, mangrove serta menurunnya populasi ikan di Laut. ANTARA FOTO/Dedi Suwidiantoro/YU
Nelayan menambatkan perahunya di sekitar pantai yang tercemar sampah di pantai Dadap, Juntinyuat, Indramayu, Jawa Barat, Selasa (3/11/2026). Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mencatat sedikitnya 19 juta ton sampah mencemari laut Indonesia setiap tahun yang dapat memicu kerusakan ekosistem pesisir seperti terumbu karang, mangrove serta menurunnya populasi ikan di Laut. ANTARA FOTO/Dedi Suwidiantoro/YU
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Source: ANTARA · antaranews.com
At a glance
- Topic
- World
- Country
- 🇮🇩 ID
- Publisher language
- ID
- Added to Allnira